Rosan Berharap Danantara Housing Expo 2026 Bisa Perluas Akses Masyarakat untuk Punya Rumah

3 weeks ago 13

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Jakarta, VIVA Danantara membangun ekosistem perumahan yang terintegrasi mulai dari industri bahan bangunan, pengembang, kontraktor, hingga layanan pembiayaan untuk mempercepat dan memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau.

CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan kolaborasi lintas sektor tersebut diperlukan untuk menciptakan akses bagi masyarakat terhadap hunian terjangkau, sehingga dapat memenuhi standar kehidupan yang layak dan meningkatkan kesejahteraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Danantara Housing Expo 2026 merupakan wujud dukungan Danantara Indonesia bersama seluruh ekosistem BUMN terhadap program 3 juta rumah yang menjadi program prioritas," kata Rosan dalam keterangannya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Danantara Housing Expo 2026 di NICE PIK 2

Menurutnya, Danantara berupaya menghadirkan tiga hal melalui penguatan ekosistem tersebut, yakni pasokan rumah dengan kualitas dan harga terjangkau, skema pembiayaan yang kompetitif, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat.

Untuk sisi pembiayaan, Danantara mendorong sinergi bank-bank Himbara dan lembaga keuangan lainnya yang berada dalam ekosistem BUMN. Sinergi tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan dengan skema yang lebih terjangkau.

“Memberikan skema pembiayaan yang kompetitif, terjangkau, melalui sinergi bank-bank Himbara dan lembaga keuangan lainnya yang berada di bawah ekosistem BUMN, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat,” ujarnya.

Rosan menuturkan, kebutuhan terhadap hunian saat ini menjadi hal yang sangat prioritas. Oleh karena itu, Danantara bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berupaya mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah masyarakat.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, Danantara Housing Expo 2026 dapat menjadi platform yang mempertemukan masyarakat dengan pengembang, perbankan, dan berbagai pelaku industri dalam satu ekosistem perumahan.

“Kami berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi untuk memilih rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan mendapatkan akses pembiayaan yang sesuai,” kata Maruarar.

Danantara Housing Expo 2026 berlangsung sejak 27 hingga 30 Agustus 2026 tersebut menghadirkan lebih dari 120.000 pilihan properti dari lebih dari 130 pengembang perusahaan BUMN dan swasta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pilihan properti tersebut dibagi ke dalam sejumlah zona, yakni First Home, Family Home dan Premium Living, yang masing-masing menyasar kebutuhan dan kemampuan pembelian konsumen yang berbeda.

Khusus pengembang BUMN, sebanyak 12 developer membawa sekitar 16.559 unit dari sebanyak 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi, dengan nilai inventori properti yang ditawarkan mencapai Rp9,79 triliun.

Halaman Selanjutnya

Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.611 unit merupakan hunian untuk MBR, sedangkan 9.948 unit lainnya merupakan hunian non-MBR. (Ant).

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |