Jakarta, VIVA – Hubungan Ruben Onsu dengan sang adik, Jordi Onsu, kembali menjadi sorotan publik. Di tengah konflik keluarga yang belum juga menemukan titik terang, Ruben akhirnya menyampaikan curahan hati yang mengungkap rasa kecewa sekaligus kepeduliannya terhadap sang adik.
Presenter tersebut mengaku sakit hati dengan sejumlah perkataan Jordi, tetapi di saat yang sama ia tetap mengingatkan pentingnya mengingat asal usul keluarga dan perjuangan yang telah mereka lalui bersama sejak kecil.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam tayangan podcast baru-baru ini, Ruben Onsu mengawali curahan hatinya dengan mengaku bangga melihat pencapaian Jordi Onsu saat ini. "Sekarang lu sukses, lu berhasil, keren, ya Alhamdulillah," ujarnya sebagaimana dikutip Viva pada Selasa, 7 Juli 2026.
Meski bangga, Ruben merasa perlu mengingatkan sang adik agar tidak melupakan masa-masa sulit yang pernah mereka hadapi bersama sebagai sebuah keluarga. Ia kemudian mengenang perjuangannya sebagai seorang kakak yang selalu berusaha melindungi Jordi sejak dulu.
"Gue cuman bilang, sebelum air hujan itu kena ke kepala lo, keringet gue lah yang menutup supaya elu gak kena," sambungnya.
Ruben juga menceritakan momen ketika dirinya membelikan kendaraan untuk Jordi, meski saat itu kondisi keuangannya belum stabil. "Gue membelikan elu sebuah kendaraan ya itu padahal gua lagi nggak ada duit. Tapi gua bangga adik gua punya kendaraan," ungkapnya.
Menurut Ruben, semua yang ia lakukan semata-mata agar sang adik bisa memiliki kehidupan yang lebih baik. Karena itu, ia berharap Jordi tetap mengingat bagaimana perjuangan keluarga mereka hingga bisa mencapai titik seperti sekarang.
Presenter berusia 42 tahun itu kemudian mengingatkan bahwa mereka bukan berasal dari keluarga kaya. Justru karena itulah ia selalu bertekad mengangkat derajat keluarga melalui kerja keras.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Jadi inget napak bumi namun tapi saya bertekad untuk mengangkat derajat karena ingat kita bukan anak orang kaya, kita bukan orang yang berada, tapi kita orang yang serba cukup," ungkap Ruben.
Tak hanya itu, Ruben juga menyinggung kenyataan bahwa dirinya dan Jordi telah kehilangan kedua orang tua. Sebagai kakak, ia merasa memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing sang adik.
Halaman Selanjutnya
"Di darahmu ada keringat saya karena adik. Kita sudah yatim piatu, tidak ada ayah dan tidak ada ibu. Jadi, kalau saya keras, karena kamu tidak ada lagi leadernya," pungkasnya.

1 week ago
9











