Saham RAJA Milik Happy Hapsoro Stock Split, Harga Jadi Lebih Murah dan Ramah Investor Ritel

2 hours ago 2

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:10 WIB

Jakarta, VIVA – Emiten terafiliasi konglomerat Happy Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), bersiap menjalankan aksi korporasi berupa pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5. Langkah ini diambil untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperluas akses investor ritel yang selama ini dinilai masih terbatas akibat harga saham yang relatif tinggi.

Rencana tersebut telah disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Setelah stock split dilaksanakan, nilai nominal saham RAJA akan berubah dari Rp25 per saham menjadi Rp5 per saham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejalan dengan perubahan tersebut, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh juga akan meningkat lima kali lipat. Dari sebelumnya sebanyak 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 saham.

Manajemen RAJA menjelaskan bahwa penetapan rasio stock split 1:5 dilakukan setelah mempertimbangkan pergerakan harga saham perseroan yang mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Harga Saham Dinilai Terlalu Tinggi untuk Sebagian Investor

Perseroan menilai harga saham RAJA saat ini telah berada pada level yang relatif tinggi sehingga membuat nilai investasi minimum menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor, khususnya investor ritel dengan modal terbatas.

Dalam keterbukaan informasi disebutkan bahwa harga saham RAJA pada penutupan perdagangan 12 Mei 2026 berada di level Rp4.170 per saham. Dengan harga tersebut, investor harus menyiapkan dana yang cukup besar untuk membeli satu lot saham RAJA.

Menurut manajemen, kondisi itu menjadi salah satu pertimbangan utama perseroan untuk melakukan pemecahan saham.

"Pemecahan saham ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan bahwa harga saham Perseroan saat ini telah berada pada level yang relatif tinggi yaitu sebesar Rp4.170 per saham berdasarkan harga penutupan per 12 Mei 2026, yang mengakibatkan nilai investasi minimum untuk 1 lot saham Perseroan menjadi kurang terjangkau bagi sebagian investor," tulis manajemen dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada perdagangan 18 Juni 2026, saham RAJA ditutup di level Rp3.870 per saham. Dengan harga tersebut, nilai pembelian minimum satu lot saham mencapai sekitar Rp387.000.

Apabila stock split telah efektif dilaksanakan, secara teoritis harga saham akan berada di kisaran Rp774 per saham dengan mengacu pada harga penutupan tersebut. Artinya, investor hanya perlu menyiapkan sekitar Rp77.400 untuk membeli satu lot saham RAJA.

Halaman Selanjutnya

Diharapkan Tingkatkan Likuiditas Perdagangan

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |