Salut! Cerita Maia Estianty Berhasil Naik Gunung di Bhutan, Trekking 6 Jam di Usia 50 Tahun

7 hours ago 1

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:48 WIB

Jakarta, VIVA – Di usia yang telah menginjak 50 tahun, Maia Estianty masih tampil sehat, bugar, dan kerap menuai pujian karena penampilannya yang awet muda. Musisi sekaligus produser musik tersebut dikenal aktif berolahraga dan konsisten menjalani pola hidup sehat sehingga tetap mampu menjalani berbagai aktivitas fisik yang cukup menantang.

Meski demikian, Maia Estianty mengakui bahwa memasuki usia kepala lima membuat tubuhnya mulai mengalami sejumlah perubahan. Salah satu yang paling dirasakan adalah gangguan pada persendian, khususnya lutut, yang sempat menghambat aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Umur 50 atau menjelang 50 itu suka kumat-kumatan. Mulai kena gangguan lutut," kata Maia Estianty, saat ditemui di Jakarta, Senin 29 Juni 2026.

Kondisi tersebut tidak lantas membuat istri Irwan Mussry itu menyerah untuk tetap aktif. Justru dengan menjaga kebugaran, Maia Estianty berhasil membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk menikmati pengalaman mendaki di kawasan pegunungan Himalaya.

Pada November 2025, Maia Estianty bersama sang suami, Irwan Mussry, menghabiskan waktu berlibur ke Bhutan. Salah satu agenda yang paling berkesan adalah melakukan trekking menuju Paro Taktsang atau Tiger's Nest, salah satu destinasi wisata paling ikonik di negara tersebut.

Paro Taktsang merupakan biara Buddha yang berdiri megah di sisi tebing curam dengan ketinggian sekitar 3.100 meter di atas permukaan laut. Tempat suci yang juga dikenal sebagai Tiger's Nest Monastery ini menjadi simbol spiritual Bhutan sekaligus tujuan favorit wisatawan dari berbagai negara. 

Untuk mencapai kompleks biara tersebut, pengunjung harus melewati jalur trekking menanjak yang cukup menguras tenaga dengan waktu tempuh beberapa jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi Maia Estianty, perjalanan itu menjadi pengalaman yang membanggakan. Meski kemampuan fisiknya tak lagi sama seperti saat masih muda, ia tetap berhasil menyelesaikan trekking selama sekitar enam jam.

"Tenaganya bisa sama seperti masih muda, tapi persendiannya nggak sama. Olahraga nggak bisa kayak dulu. Nggak sekencang dulu. Kalau dulu itu sehari bisa sampai 5 jam, sekarang sehari paling 1 jam. Untungnya masih bisa naik gunung 6 jam waktu itu di Bhutan," ujar Maia Estianty.

Halaman Selanjutnya

Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana proses penuaan memang memengaruhi kondisi tubuh, terutama pada bagian persendian. Namun, Maia Estianty merasa daya tahan tubuhnya masih cukup baik sehingga tetap mampu menyelesaikan perjalanan panjang menuju salah satu ikon wisata Bhutan tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |