Sambut Visi Besar Prabowo, PB PASI Siap Genjot Prestasi Atletik Indonesia hingga Kelas Dunia

1 hour ago 4

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:52 WIB

VIVA – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut positif komitmen Presiden RI Prabowo Subianto terkait pembenahan olahraga nasional. Kebijakan penganggaran multiyears untuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) serta pembinaan atlet sejak usia dini dinilai menjadi langkah penting untuk mewujudkan prestasi Indonesia di level dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir usai bertemu Presiden Prabowo di Hambalang, Jumat 19 Juni 2026. Dalam pertemuan itu, pemerintah menegaskan pentingnya skema anggaran berkelanjutan untuk persiapan menuju berbagai ajang multievent, sekaligus mendorong pembentukan Akademi Olahraga guna menjaring bakat sejak usia sekolah dasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai kebijakan tersebut merupakan kabar baik yang sudah lama dinantikan. Menurutnya, atlet berprestasi tidak bisa dibentuk dalam waktu singkat.

“Bagi kami di PASI, ini adalah kabar baik yang telah lama dinantikan. Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun dengan pendekatan jangka pendek,” kata Luhut.

Ia menjelaskan, perjalanan seorang atlet dari level usia muda hingga mampu bersaing di panggung dunia membutuhkan proses panjang dan berkelanjutan. Karena itu, kepastian program menjadi faktor penting bagi atlet maupun pelatih.

“Seorang atlet tidak dibentuk dalam satu musim kompetisi. Perjalanan dari seorang atlet muda berbakat hingga mampu bersaing di level dunia membutuhkan waktu bertahun-tahun menjalani proses yang tidak mudah,” ujarnya.

Luhut menambahkan, selama ini pembinaan olahraga kerap terkendala siklus perencanaan tahunan yang membuat program jangka panjang sulit dijalankan secara maksimal. Dengan adanya skema multiyears, ia berharap proses pembinaan atlet bisa berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.

“Langkah strategis dari Bapak Presiden ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada target medali dalam satu ajang, tetapi sedang membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan olahraga Indonesia,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain soal pendanaan, Luhut juga mendukung penuh rencana pembinaan atlet sejak usia 8 hingga 10 tahun. Menurutnya, pemanduan bakat sejak dini menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berkelas dunia.

PB PASI pun siap menyelaraskan berbagai program pembinaan yang sudah berjalan, termasuk pusat pelatihan desentralisasi di Papua, agar terintegrasi dengan konsep Akademi Olahraga yang tengah disiapkan pemerintah.

Halaman Selanjutnya

Di akhir keterangannya, Luhut menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembinaan atlet Indonesia berjalan berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |