Satu Peserta Meninggal, Pramono Janji Tingkatkan Fasilitas Kesehatan di JAKIM Selanjutnya

1 hour ago 1

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jakarta, VIVA Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara soal satu orang peserta BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 kategori half marathon bernama Agus Putranadi yang meninggal dunia saat mengikuti lomba.

"Berkaitan dengan JAKIM, memang betul ada yang meninggal satu orang karena diduga ada serangan jantung kepada yang bersangkutan, kemudian mengalami dehidrasi," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramono mengatakan pihaknya akan memperbaiki dan meningkatkan fasilitas kesehatan di gelaran BTN JAKIM tahun selanjutnya untuk meminimalisir kejadian serupa.

Perbaikan nantinya akan difokuskan pada kesiapan penanganan medis dan fasilitas kesehatan yang mendukung peserta selama perlombaan berlangsung.

"Jadi tentunya kita akan memperbaiki hal itu terutama dalam hal perawatan dan juga ketersediaan kesehatan," jelas dia.

Meski begitu, Pramono menegaskan dukungan medis yang diberikan pada gelaran BTN JAKIM 2026 sudah sangat cukup.

"Tapi sebenarnya dibandingkan dengan acara-acara lari yang pernah ditangani oleh Pemerintah DKI Jakarta, kemarin itu apa, secara all out untuk ambulans, kemudian dokter, perawat, dan sebagainya sudah sangat-sangat cukup. Tapi ini namanya juga kejadian ya," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, gelaran BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 diwarnai kabar duka. Seorang peserta kategori half marathon, Agus Putranadi, meninggal dunia setelah mengalami kolaps saat mengikuti lomba yang berlangsung di Jakarta, Minggu 14 Juni 2026.

Kabar tersebut pertama kali diketahui dari unggahan rekan sesama pelari, Johan Rio Pamungkas. Ia mengaku sangat terpukul karena sehari sebelum perlombaan masih sempat menghabiskan waktu bersama almarhum untuk melakukan persiapan menjelang lomba.

"Begini ya rasanya kehilangan teman sepelarian yang benar-benar kenal, yang kemarin baru aja sarapan/carbo loading barengan," tulis Johan melalui akun media sosialnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Johan mengaku tidak mengetahui adanya masalah kesehatan yang dialami Agus sebelum lomba dimulai. Menurut informasi yang ia terima, Agus sempat terjatuh saat berada di tengah perlombaan.

"Setahu saya enggak ada. Dia ambruk atau kolaps di kilometer 14, kemudian ketika dibawa ke medis dan rumah sakit sudah tidak sadarkan diri," ujar Johan.

Halaman Selanjutnya

Kabar duka itu juga turut dibagikan dalam unggahan di akun Instagram @btn_jakim. "Turut berduka cita atas meninggalnya Agus Putranadi (1997-2026) pada Minggu, 14 Juni 2026," demikian tertulis dalam unggahan itu, seperti dikutip Senin (15/6).

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |