Sebagian Akun yang Dilaporkan Akhirnya Minta Maaf ke Rossa, Akui Ikut-ikutan Bikin Konten Viral

5 hours ago 2

Rabu, 22 April 2026 - 13:30 WIB

Jakarta, VIVA – Kasus fitnah yang menimpa penyanyi ternama Rossa terus bergulir setelah puluhan akun media sosial diduga menyebarkan konten yang merugikan nama baiknya. Dari total puluhan akun yang telah disomasi, sebagian di antaranya kini mulai mengakui kesalahan dan meminta maaf kepada sang penyanyi.

Kasus ini bermula ketika beredar berbagai foto dan video yang menyebutkan bahwa Rossa mengalami kegagalan operasi plastik. Informasi tersebut menyebar luas di berbagai platform media sosial hingga memicu kekhawatiran dari penggemar dan rekan kerja. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, pihak manajemen Rossa langsung mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada puluhan akun yang dianggap menyebarkan informasi tidak benar. Langkah ini dilakukan untuk melindungi reputasi serta menjaga profesionalitas kariernya sebagai publik figur.

Rossa mengungkapkan bahwa sejumlah akun yang terlibat akhirnya mengakui kesalahan mereka. Bahkan, beberapa di antaranya mengaku hanya mengikuti tren demi meningkatkan popularitas konten.

"Tapi yang pasti dari sekian banyak itu dari yang sebelumnya itu banyak sekali yang udah memberikan permintaan maaf,” ungkap Rossa saat berbincang dengan Ivan Gunawan dikutip dari YouTube C8 Podcast pada Rabu, 22 April 2026. 

Pengakuan tersebut semakin memperjelas bahwa sebagian pelaku tidak sepenuhnya memahami dampak dari tindakan mereka. Beberapa akun bahkan mengaku hanya ikut menyebarkan ulang konten tanpa memastikan kebenaran informasi. Rossa juga menambahkan pengakuan dari sebagian akun yang telah meminta maaf secara langsung. 

"Iya, maaf ya. Soalnya kita ikut-ikutan ikut-ikutan clippers gitu biar viral,” ungkapnya lagi. 

Meski awalnya Rossa tidak terlalu memikirkan rumor yang beredar, pihak manajemennya melihat potensi dampak yang lebih serius, terutama terhadap reputasi dan pekerjaan yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menjelaskan bahwa banyak orang mulai bertanya tentang kondisinya setelah isu tersebut menyebar luas. Bahkan, muncul kekhawatiran dari pihak penyelenggara acara mengenai kemampuannya untuk tampil.

"Kalau manajemen justru yang merasa bahwa sebuah manajemen itu bukan cuman untuk mencarikan job gitu ya untuk pekerjaan, tapi melindungi artisnya dari segi hukum dan juga dari segi segala macamlah gitu,” ujarnya. 

Halaman Selanjutnya

Selain adanya pengakuan dari sejumlah akun, pihak manajemen juga menemukan indikasi pola komentar yang mirip satu sama lain. Hal ini memunculkan dugaan adanya aktivitas terorganisir di balik penyebaran konten tersebut.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |