Sebut Allah, Begini Pernyataan Berkelas Mohamed Salah Usai Mesir Disingkirkan Argentina

1 week ago 2

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:11 WIB

VIVA – Kemenangan dramatis Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 masih menyisakan kontroversi. Kubu Mesir meluapkan kemarahan kepada wasit yang dinilai menjadi penyebab gagalnya mereka melangkah ke perempat final.

Argentina sukses bangkit secara luar biasa setelah sempat tertinggal dua gol. Dipimpin sang kapten, Lionel Messi, Albiceleste membalikkan keadaan menjadi 3-2. Messi mencetak satu gol dan satu assist yang memastikan tiket ke babak delapan besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hasil tersebut sulit diterima kubu Mesir. Mereka menilai sejumlah keputusan wasit sangat merugikan, terutama setelah gol Mesir dianulir usai tinjauan VAR. Tak hanya itu, para pemain juga mempersoalkan dugaan pelanggaran Alexis Mac Allister yang tidak ditinjau sebelum gol kemenangan Enzo Fernández di masa injury time.

Kiper cadangan Mesir, Mohamed Alaa, menjadi salah satu pemain yang paling vokal mengkritik kepemimpinan wasit.

"Kualitas wasit hari ini terlihat jelas oleh semua orang. Gol kami dianulir, kami juga seharusnya mendapat penalti. Ironisnya, dari situ malah lahir gol serangan balik untuk mereka," ujar Alaa.

Menurut Alaa, ruang ganti Mesir dipenuhi kekecewaan dan amarah usai pertandingan. Namun situasi berhasil diredam oleh kapten tim, Mohamed Salah.

Alaa mengungkapkan, Salah mengumpulkan seluruh pemain dan meminta rekan-rekannya menerima hasil pertandingan dengan lapang dada.

"Salah berkata, 'Kita memang sangat tidak beruntung, tapi semuanya sudah selesai. Ini adalah ketetapan dan kehendak Allah. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran agar kita menjadi lebih baik di masa depan, insya Allah'," ungkap Alaa.

Senada dengan Alaa, penyerang Mesir Mostafa Zico juga mengaku sangat kecewa. Ia merasa kemenangan yang sudah berada di depan mata hilang akibat keputusan-keputusan yang dianggap merugikan timnya.

"Sangat tidak beruntung. Pertandingan sebenarnya sudah berada dalam genggaman kami, tetapi lepas di menit-menit terakhir," kata Zico.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia bahkan menyebut banyak hal janggal terjadi sepanjang pertandingan.

"Kami sangat dirugikan hari ini dan semua orang bisa melihatnya. Kami sudah unggul 2-0, lalu semuanya berubah. Saya bahkan tidak mengerti mengapa gol kedua kami dianulir. Saya tidak melihat ada alasan yang masuk akal," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Zico juga membantah anggapan bahwa para pemain Mesir terlalu cepat merasa menang ketika unggul dua gol.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |