Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan banyak tokoh dan petinggi di Nahdlatul Ulama (NU) yang menjadi pejabat di Kabinet Merah Putih. Dia pun berseloroh jika ingin belajar politik maka harus belajar dari NU.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Bangkalan, Jawa Timur pada Selasa, 23 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Prabowo awalnya menyapa sejumlah menteri yang hadir dalam acara tersebut. Mereka di antaranya, Menteri Sosial sekaligus Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Nusron Wahid dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Choiri Fauzi.
Ketiga menteri tersebut diketahui merupakan kader NU.
"Menteri ATR saudara Nusron Wahid, Menteri PPPA sekaligus Ketua Umum PP Muslimat NU Saudari Arifah Choiri Fauzi. Ini Kabinet Merah Putih ini banyak sekali NU-nya, ya," ucap Prabowo.
Prabowo lantas memuji organisasi keagamaan tersebut karena memiliki kadernya tersebar dimana-mana. Dia kemudian berseloroh jika ingin belajar politik maka bisa belajar lewat NU.
"NU memang hebat selalu berada di mana-mana. Semua partai NU hadir. Jadi, NU enggak pernah kalah. Hebat, hebat. Kalau belajar politik sebetulnya harus belajar dari NU," tutur dia.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan NU merupakan organisasi keagamaan yang menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan patriotisme.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Dan juga ada satu ciri khas yang saya dari dulu perhatikan bahwa Nahdlatul Ulama adalah memang organisasi keagamaan," ungkap Prabowo.
"Tapi sangat nasionalis, sangat patriotik, sangat cinta tanah air. Jadi agamis, tapi nasionalis dan patriotik. Sampai-sampai lagunya NU yang ditulis atau dibuat sebelum Indonesia merdeka, tapi sudah mengandung nilai-nilai cinta Tanah Air yang luar biasa. Dan ini masih dipertahankan," sambungnya.
Terkuak! Prabowo Beberkan Alasan Gaji Guru Susah Naik
Presiden RI Prabowo Subianto buka suara soal gaji guru hingga pegawai negeri susah naik. Salah satu penyebabnya, kata Prabowo, karena ada kebocoran anggaran.
VIVA.co.id
24 Juni 2026

7 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5575090/original/094355400_1778037587-cropped-6b94bc59-8fb4-4b76-874b-71a6a7262057.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3225899/original/035012600_1599019411-photo-1522844990619-4951c40f7eda__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3426394/original/026891500_1618208519-colorful-soda-drinks-macro-shot_53876-18225.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)