Sempat Sebut Francois Letexier Untungkan Argentina, Mantan Wasit Piala Dunia: 100 Persen Jujur dan Profesional

6 days ago 2

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:08 WIB

VIVA – Wasit asal Meksiko, Fernando Guerrero, menegaskan bahwa para wasit di Piala Dunia 2026 bertindak secara jujur dan profesional. Sebelumnya, dia sempat mengkritik keputusan Francois Letexier yang menguntungkan Argentina di laga kontra Mesir.

La Albiceleste berhasil lepas dari tekanan di menit-menit akhir ketika menghadapi Mesir di Merecedes-Benz Stadium, Atlanta, Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Duel berlangsung sengit pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mesir secara mengejutkan sukses unggul melalui gol-gol Yasser Ibrahim dan Mostafa Ziko. Itu tampak seperti akan dimenangkan Mesir hingga Argentina bangkit di menit-menit akhir.

Tandukan Cristian Romero diikuti gol dari Lionel Messi, dan dimenangkan lewat gol Enzo Fernandez. Namun, kontroversi mencuat seusai laga karena sejumlah peristiwa.

Ziko mencetak dua gol dalam laga ini, namun salah satunya dianulir. Itu terjadi ketika kedudukan masih 1-0, karena Lisandro Martinez dinilai telah dilanggar oleh pemain Mesir, Marwan Attia.

Situasi serupa terjadi ketika Argentina mencetak gol kemenangan melalui Enzo Fernandez. Mohamed Salah sempat terjatuh setelah berduel dengan Julian Alvarez.

Wasit asal Meksiko, Fernando Guerrero, yang pernah bertugas di ruangan VAR pada final Piala Dunia 2022 antara Argentina kontra Prancis, buka suara. Menurutnya, wasit Francois Letexier, yang memimpin duel antara Mesir dan Argentina, membuat kesalahan karena menganulir gol pertama Ziko.

“Wasit dan VAR keliru membatalkan gol Salah [Ziko] untuk @EgyptNT_EN,” katanya dalam cuitannya di media sosial X. 

“Tidak ada pelanggaran terhadap pemain Argentina tersebut, dan bahkan jika mereka menganggapnya sebagai pelanggaran, seharusnya tidak ditinjau sebagai bagian dari APP (Attacking Possession Phase), karena Argentina memiliki banyak waktu, ruang, dan para bek mereka berada di posisi yang tepat,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Argentina disebut memiliki tiga kesempatan untuk mencegah gol terjadi. Keputusan untuk menganulir gol disebut bertentangan dengan protokol VAR.

“Tim Argentina memiliki tiga kesempatan untuk merebut kembali bola dan gagal melakukannya. Oleh karena itu, keputusan tersebut sepenuhnya bertentangan dengan protokol VAR, yang menyatakan bahwa petugas hanya boleh campur tangan ketika ada urutan serangan yang jelas dan tim yang kehilangan penguasaan bola tidak memiliki peluang realistis untuk merebut kembali bola,” tambahnya. 

Halaman Selanjutnya

“VAR dan wasit melakukan kesalahan, merugikan Mesir dan pada akhirnya berkontribusi pada eliminasi mereka,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |