Sering Merasa Pusing Lalu Membaik Setelah Ngopi? Ternyata Ini Penyebabnya

4 hours ago 1

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:09 WIB

Jakarta, VIVA – Bagi sebagian orang, secangkir kopi di pagi hari bukan hanya membantu mengusir kantuk, tetapi juga terasa mampu meredakan pusing atau sakit kepala yang muncul saat beraktivitas. Tak sedikit yang mengaku kondisi kepala terasa lebih ringan dan tubuh menjadi lebih segar setelah menikmati kopi, terutama ketika sedang lelah atau kurang tidur.

Meski demikian, banyak orang masih bertanya-tanya apakah efek tersebut benar-benar terjadi atau hanya sugesti semata. Faktanya, sejumlah penelitian dan ahli kesehatan menjelaskan bahwa kafein yang terkandung dalam kopi memang dapat memberikan pengaruh terhadap tubuh dan otak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kondisi tertentu, kafein bahkan dapat membantu meredakan beberapa jenis sakit kepala atau pusing. Lalu, kenapa pusing bisa hilang setelah minum kopi? Berikut beberapa penjelasannya, sebagaimana dirangkum Viva dari Cleveland Clinic, Kamis, 25 Juni 2026.

1. Kafein Dapat Membantu Menyempitkan Pembuluh Darah

Salah satu alasan utama mengapa pusing atau sakit kepala dapat berkurang setelah minum kopi adalah karena kafein memiliki efek vasokonstriksi, yaitu membantu menyempitkan pembuluh darah.

Pada beberapa jenis sakit kepala, termasuk migrain, pembuluh darah dapat mengalami pelebaran yang memicu rasa nyeri. Kafein membantu mengurangi kondisi tersebut sehingga gejala sakit kepala dapat mereda pada sebagian orang.

2. Membantu Meningkatkan Efektivitas Pereda Nyeri

Kafein diketahui dapat meningkatkan efektivitas beberapa obat pereda nyeri. Karena alasan inilah sejumlah produk obat sakit kepala mengandung kombinasi antara zat pereda nyeri dan kafein.

Efek tersebut dapat membantu tubuh merespons pengobatan dengan lebih baik sehingga rasa tidak nyaman akibat sakit kepala menjadi berkurang.

3. Mengurangi Rasa Kantuk dan Kelelahan

Kurang tidur dan kelelahan sering menjadi penyebab munculnya pusing atau sakit kepala ringan. Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat sehingga dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk.

Ketika tubuh terasa lebih segar, gejala pusing yang berkaitan dengan kelelahan juga dapat berangsur membaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Memengaruhi Zat Kimia di Otak

Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, yaitu senyawa yang berperan dalam menimbulkan rasa kantuk dan memengaruhi aktivitas pembuluh darah.

Halaman Selanjutnya

Saat adenosin diblokir, seseorang dapat merasa lebih terjaga dan fokus. Pada beberapa kasus, efek ini juga membantu mengurangi sensasi sakit kepala atau pusing yang sedang dirasakan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |