Setir Mobil Tidak Mau Kembali Lurus Setelah Belok? Waspadai Gejala Ini

3 hours ago 1

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:30 WIB

Jakarta, VIVA – Banyak pemilik mobil langsung mencurigai ban atau spooring ketika setir terasa tidak normal saat berkendara. Padahal, ada komponen lain yang juga memiliki peran besar terhadap kenyamanan dan kestabilan kendaraan, yaitu rack steer.

Komponen ini merupakan bagian utama dari sistem kemudi yang bertugas meneruskan putaran setir menjadi pergerakan roda depan. Saat bekerja dengan baik, rack steer membantu pengemudi mengendalikan arah kendaraan secara presisi dan responsif dalam berbagai kondisi jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah mulai muncul ketika performa rack steer mengalami penurunan. Salah satu gejala yang cukup sering dirasakan pengemudi adalah setir yang tidak kembali ke posisi lurus secara sempurna setelah kendaraan berbelok.

Kondisi tersebut kerap dianggap sepele karena mobil masih bisa digunakan seperti biasa. Namun jika dibiarkan dalam waktu lama, gangguan pada sistem kemudi dapat memengaruhi kualitas pengendalian kendaraan.

Selain setir yang terasa tidak kembali normal, ada beberapa tanda lain yang perlu diperhatikan. Misalnya arah kendaraan terasa kurang presisi saat melaju lurus atau muncul sensasi kurang stabil ketika mobil melaju pada kecepatan tertentu.

Gejala lainnya adalah muncul bunyi dari area bawah kendaraan saat melewati jalan tidak rata. Tidak sedikit pula pengemudi yang mengeluhkan respons kemudi terasa lebih berat atau berubah-ubah dibanding biasanya.

Menurut Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Hariadi, rack steer memiliki peran penting dalam menjaga kualitas kendali kendaraan. Karena itu, gejala sekecil apa pun pada sistem kemudi sebaiknya tidak diabaikan.

"Rack steer merupakan komponen utama pada sistem kemudi yang meneruskan putaran setir menjadi pergerakan roda depan. Saat bekerja optimal, komponen ini membantu pengemudi memperoleh kendali arah secara stabil, presisi, dan responsif dalam berbagai kondisi jalan," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Jumat 19 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penurunan performa rack steer dapat dipengaruhi berbagai faktor. Selain usia pakai kendaraan, kondisi jalan dan kebiasaan berkendara juga berperan besar terhadap umur komponen tersebut.

Mobil yang sering menghantam lubang dengan kecepatan tinggi atau rutin melintasi jalan rusak berpotensi mengalami keausan lebih cepat pada sistem kemudi. Karena itu, pengemudi perlu lebih berhati-hati saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata.

Halaman Selanjutnya

Pemeriksaan berkala menjadi salah satu cara untuk mendeteksi gangguan sejak dini. Dengan diagnosis lebih cepat, kerusakan dapat ditangani sebelum merembet ke komponen lain yang berhubungan dengan sistem kemudi dan kaki-kaki kendaraan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |