Jakarta, VIVA – Langkah Lucinta Luna untuk kembali ke identitas awalnya sebagai laki-laki tampaknya bukan sekadar perubahan penampilan semata. Selebgram yang kini kembali menggunakan nama Muhammad Fatah itu mulai memikirkan hal-hal yang jauh lebih dalam, termasuk persiapan menghadapi kematian.
Dalam perbincangan di podcast Butik Haji Igun, Lucinta secara terbuka mengungkapkan keinginannya terkait proses pengurusan jenazahnya kelak. Ia menegaskan bahwa dirinya ingin diperlakukan sepenuhnya sebagai laki-laki saat meninggal dunia nanti. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sebagai laki-laki," jawab Lucinta lugas saat ditanya Ivan Gunawan soal pihak yang dia inginkan untuk memandikan jenazahnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan kuat bahwa keputusan kembali ke “kodrat” bukan hanya berlaku dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga hingga akhir hayat. Lucinta bahkan menyinggung bahwa status hukum yang selama ini melekat pada dirinya tidak lagi menjadi pertimbangan utama, khususnya dalam urusan spiritual.
"Kalau KTP mah kan cuman status. Ya berarti kan kalau kembali kan sebagai wujud kodrat lakinya kan gitu," tegasnya.
Lebih jauh, Lucinta juga telah menentukan identitas yang ingin dikenang setelah meninggal. Ia secara tegas menolak penggunaan nama panggungnya yang selama ini dikenal publik, termasuk nama perempuan yang telah disahkan secara hukum. Baginya, nama asli adalah representasi jati diri yang ingin ia bawa hingga akhir.
"Kembali ke kodrat, Muhammad Fatah. Meskipun udah ganti identitas Ayluna Putri tapi tetap, kalau misalnya meninggal, ya, nisan (ditulis) Muhammad Fatah. Aku udah ngomong ke orang, (Muhammad Fatah) bin Muntaha," ungkap Lucinta.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keputusan ini tak lepas dari proses batin yang tengah dijalani Lucinta. Setelah bertahun-tahun hidup dalam sorotan dan kontroversi, ia mengaku mulai lelah dengan tekanan yang datang, terutama dari komentar publik di media sosial. Kondisi tersebut mendorongnya untuk mencari ketenangan dengan kembali pada identitas awal.
Kini, fokus Lucinta bukan lagi pada penampilan luar atau sensasi yang selama ini melekat pada dirinya. Ia lebih memilih menjalani hidup dengan pendekatan spiritual, memperbaiki diri, serta mempersiapkan bekal untuk kehidupan setelah dunia.
Halaman Selanjutnya
"Untuk saat ini sih, kita kan enggak ada yang tahu ya, jodoh, maut, itu semua dari Allah. Yang penting kita tetap berbuat baik aja dulu sama siapapun," pungkasnya.

5 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522398/original/068585400_1772764301-anak_susah_makan.jpg)
