VIVA – Kebahagiaan Sinyorita Esperanza dan keluarga harus berakhir dengan kesedihan. Setelah menjalani perjuangan panjang melalui program bayi tabung atau IVF untuk kedua kalinya, Sinyorita sempat dinyatakan positif hamil, sebelum akhirnya kehilangan calon buah hatinya ketika usia kehamilan memasuki enam minggu.
Kabar tersebut disampaikan Sinyorita melalui unggahan terbaru di Instagram. Ia membagikan kisah perjuangannya bersama sang suami sejak menjalani proses IVF hingga harus merelakan calon anak yang telah diberi nama Queena.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Rasanya baru kemarin aku dan suami berjuang kembali lewat IVF yang ke-2. Alhamdulillah timeline-nya berjalan dengan baik sampai hari di mana Embrio Transfer tiba, perasaan cemas bercampur aduk dengan segala kegundahan yang ada. Alhamdulillah proses ET berjalan lancar," tulis Sinyorita, sebagaimana dikutip dari Instagram, Sabtu, 12 September 2026.
Setelah proses transfer embrio, Sinyorita menjalani masa two weeks waiting dengan hati-hati. Ia mengaku menjalani bed rest tanpa kendala hingga tiba waktunya melakukan pemeriksaan lanjutan.
Hasil pemeriksaan tersebut membawa kebahagiaan besar bagi Sinyorita dan keluarga. Nilai beta hCG yang mencapai 280 membuatnya dinyatakan positif hamil.
Kabar kehamilan itu sengaja tidak langsung dibagikan kepada publik. Sinyorita memilih menyimpan kebahagiaan tersebut dan berharap kehamilannya dapat terus berkembang dengan baik.
Ia bahkan sempat mendapat kabar baik dari dokter ketika melakukan pemeriksaan. Namun, kebahagiaan tersebut ternyata tidak berlangsung lama.
"Baru minggu lalu kontrol dan dokter bilang perkembangan kehamilanku baik. Baru minggu lalu juga kabar baik tentang kehamilanku kami kasih tahu ke keluarga suami di Samarinda. Tapi ternyata kebahagiaan itu tidak berlangsung lama, di minggu ke-6 aku harus merelakan baby bala bala yang luruh dari rahimku," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sinyorita mengatakan kehilangan tersebut terjadi begitu saja. Ia memilih untuk tidak terus mempertanyakan alasan di balik kejadian yang dialaminya karena hal tersebut justru membuat proses menerima kenyataan menjadi semakin berat.
Meski hanya enam minggu, Sinyorita mengaku menikmati masa kehamilannya dengan penuh kebahagiaan. Ia dan keluarga bahkan telah memiliki panggilan khusus untuk calon buah hati tersebut, yakni Queena.
Halaman Selanjutnya
Sinyorita meyakini calon anaknya berjenis kelamin perempuan. Ia juga menganggap kehadiran Queena, meski hanya sebentar, akan menjadi bagian dari perjalanan spiritual keluarganya.

15 hours ago
6












