VIVA – Membeli HP bekas tidak cukup hanya dengan melihat kapasitas RAM, resolusi kamera, atau kondisi layar. Salah satu komponen yang perlu mendapat perhatian serius adalah prosesor. Snapdragon, MediaTek Dimensity, hingga Samsung Exynos memiliki banyak varian dengan kemampuan berbeda, sehingga nama merek saja belum cukup untuk menentukan mana yang lebih kencang.
Bagi calon pembeli HP bekas, memahami prosesor justru dapat membantu menemukan perangkat dengan performa yang masih relevan tanpa harus mengeluarkan dana terlalu besar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Prosesor smartphone pada dasarnya merupakan bagian dari sistem yang menangani berbagai pekerjaan, mulai dari komputasi, grafis, AI, pemrosesan gambar, video, konektivitas, hingga pengelolaan sejumlah fungsi perangkat. Samsung menjelaskan bahwa prosesor mobile atau SoC mengintegrasikan komponen seperti CPU, GPU, ISP, NPU, dan modem dalam satu chip.
Lalu, bagaimana cara membandingkan prosesor HP bekas dengan benar? Berikut VIVA telah merangkum Sabtu, 29 Agustus 2026.
1. Jangan Hanya Melihat Merek Snapdragon, Dimensity atau Exynos
Kesalahan paling umum adalah menganggap semua Snapdragon lebih baik daripada Dimensity atau semua Dimensity lebih unggul dari Exynos.
Padahal, setiap merek memiliki beberapa kelas dan generasi.
Qualcomm, misalnya, membagi Snapdragon ke dalam sejumlah keluarga seperti Snapdragon 8, 7, 6, dan 4 Series. Snapdragon 8 ditujukan untuk perangkat kelas premium, sedangkan Snapdragon 4 ditujukan untuk smartphone entry-level.
MediaTek juga mempunyai rentang Dimensity yang luas. Dimensity 9500 berada di kelas flagship, sementara Dimensity 7500 ditujukan untuk smartphone mainstream.
Artinya, perbandingan harus dilakukan berdasarkan model chipset dan generasinya, bukan hanya nama mereknya.
2. Perhatikan Generasi Prosesor
Ketika membeli HP bekas, usia chipset sangat penting.
Dua smartphone mungkin sama-sama menggunakan Snapdragon, tetapi satu memakai chipset generasi lebih baru dengan arsitektur dan efisiensi lebih baik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Qualcomm sendiri menunjukkan bahwa peningkatan generasi dapat membawa perubahan pada CPU, GPU, AI, serta efisiensi daya. Snapdragon 7 Gen 4, misalnya, diklaim membawa peningkatan CPU, GPU, dan kemampuan AI dibandingkan generasi sebelumnya.
Hal serupa terlihat pada Dimensity. Dimensity 8400 menggunakan desain CPU All Big Core berbasis delapan Arm Cortex-A725 dan dirancang untuk meningkatkan performa sekaligus efisiensi.
Halaman Selanjutnya
Karena itu, jangan langsung memilih HP hanya karena melihat angka seri yang terlihat besar. Cari tahu tahun dan generasi chipset tersebut.

3 weeks ago
18





















