Jakarta, VIVA – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya disebut mengantongi lebih dari 20 nama yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi di BGN.
Nama-nama itu disebut berada di lingkungan legislatif dan eksekutif. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Muhammad Yahya Zaini buka suara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Yahya menilai kabar tersebut tidak jelas sumber beritanya, sehingga ia memilih tidak menanggapi lebih lanjut
“Itu berita tidak jelas sumbernya. Jadi tidak perlu direspon,” kata Yahya saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa 9 Juni 2026.
Sebelumnya, kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan bahwa kliennya akan mengajukan diri sebagai justice collaborator atau saksi pelaku yang bekerja sama dengan aparat penegak hukum.
Atas hal ini, Sony akan mengungkapkan kepada penyidik terkait 20 nama lebih yang diduga terlibat dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kami bukan menghindar dari permasalahan hukum, tapi kami ingin mengungkap dan kooperatif mengungkap siapa saja yang terlibat di dalam program unggulan presiden ini,” ujar Krisna di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).
Sony ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung bersama mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung pada Rabu (3/6/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ketiganya diduga melakukan tindak pidana korupsi jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Usai ditetapkan tersangka, tiga orang itu langsung ditahan Kejagung.
tvOnenews/Syifa Aulia
Jaksa Bongkar Alasan Nadiem Tak Lepas Saham Perusahaan Saat Jadi Mendikbudristek, Jawabannya Sungguh Tak Terduga
JPU meyakini kepentingan ekonomi kasus Mendikbudristek periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim atas perusahaan yang berafiliasi dengan Google tak pernah terputus.
VIVA.co.id
10 Juni 2026

3 days ago
3















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)