Soroti Kematian Serda AMF, DPR: Tradisi Kekerasan Senior di TNI Harus Dihilangkan!

23 hours ago 6

Sabtu, 12 September 2026 - 10:18 WIB

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyoroti kasus meninggalnya anggota TNI Angkatan Udara (TNI AU), Serda Ahmad Muzammil Farisa yang diduga mengalami penganiayaan.

Aksi penganiayaan itu diduga dilakukan oleh empat anggota TNI AU lainnya di Mess Psikologi Galaksi, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai peristiwa tersebut, TB Hasanuddin pun menyampaikan keprihatinannya. Dia menilai, segala bentuk kekerasan yang berkaitan dengan senioritas di lingkungan TNI harus dihentikan.

“Tradisi buruk berupa tindakan kekerasan yang dilakukan oleh senior, komandan, atasan maupun senior atasan di lingkungan TNI harus segera dihilangkan,” kata TB Hasanuddin, dalam keterangannya, Sabtu, 12 September 2026.

Dia menuturkan, prajurit TNI dipersiapkan untuk menjalankan tugas pertahanan dan menghadapi berbagai situasi di medan tugas. 

Karena itu, selain kemampuan menjalankan komando dan perintah, prajurit membutuhkan kerja sama dan kekompakan yang kuat.

“Sebagai prajurit, seseorang dipersiapkan untuk bertempur. Karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya kemampuan menjalankan komando dan perintah, tetapi juga kerja sama yang baik antarprajurit,” ungkap dia.

Dia menekankan pentingnya membangun hubungan yang sehat dan saling menghargai di antara prajurit. Menurut dia, suasana yang penuh ketegangan dapat berpotensi memicu tindakan kekerasan yang berujung pada kejadian fatal.

“Di lapangan diperlukan keakraban dan hubungan yang baik satu sama lain, bukan ketegangan yang justru dapat memicu tindakan kekerasan, seperti pemukulan hingga menyebabkan kematian,” jelas TB Hasanuddin.

Sebelumnya diberitakan, prajurit TNI AU di Magetan, Jawa Timur (Jatim) bernama Serda Ahmad Muzammul Farisa (AMF) ditemukan tewas secara tak wajar pada Kamis, 10 September 2026. Serda AMF tewas karena diduga mengalami kekerasan dari seniornya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) sedang menyelidiki kasus tersebut. Pomau juga akan menyelidiki dan mengungkapkan fakta terkait dugaan kekerasan yang dialami Serda AMF.

"Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan yang dialami Serda AMF untuk mengungkap secara utuh kronologi serta fakta-fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut," demikian keterangan TNI AU lewat akun Instagram @militer.udara, Jumat, 11 September 2026.

Halaman Selanjutnya

TNI AU memastikan penanganan perkara tewasnya Serda AMF dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. TNI AU juga akan memberikan sanksi kepada pihak yang dinyatakan bersalah.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |