Sosok Ginka Febriyanti Ginting, Komisaris Pertamina Retail Ternyata Relawan Prabowo, Diduga Terlibat Demo Bayaran

2 weeks ago 16

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:08 WIB

Jakarta, VIVA – Penunjukan Ginka Febriyanti Ginting sebagai Komisaris PT Pertamina Retail memicu perhatian publik. Selain baru berusia 27 tahun, rekam jejaknya di organisasi dan relawan politik kembali menjadi sorotan.

Ginka Febriyanti Ginting diketahui pernah menjadi Koordinator Barisan Intelektual Strategi Objektif Nasional (Bison), organisasi relawan yang mendukung pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bison merupakan wadah relawan yang didominasi anak muda dan diklaim memiliki jaringan di 18 wilayah Indonesia. Sebagai koordinator, Ginka Febriyanti Ginting aktif menghadiri berbagai agenda kampanye dan konsolidasi menjelang pemungutan suara.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian berlangsung di Alun-Alun M. Hasibuan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Saat memimpin apel akbar pemenangan, Ginka Febriyanti Ginting menyampaikan target kemenangan penuh bagi pasangan Prabowo-Gibran di Kota Bekasi.

"Kami tentunya tetap berikhtiar untuk tetap meraih suara sebanyak banyaknya kalau bisa wilayah bekasi kota kita menangkan 100 persen untuk pak Prabowo dan mas Gibran," kata Ginka Febriyanti Ginting saat itu.

Ribuan relawan menghadiri kegiatan tersebut. Selain mengikuti apel, peserta juga melakukan long march di sekitar kawasan alun-alun sebelum mendengarkan orasi dari Ginka Febriyanti Ginting dan sejumlah tokoh pendukung lainnya.

Panitia turut membagikan kaus serta voucher makanan dan minuman yang dapat ditukarkan di lapak pedagang sekitar Alun-Alun M. Hasibuan.

Profil Ginka Febriyanti Ginting

Ginka Febriyanti Ginting lahir di Karo, Sumatra Utara, pada 1 Februari 1998. Ia menyelesaikan pendidikan S-1 Akuntansi dan S-2 Manajemen di Universitas Esa Unggul.

Dalam profil resminya di laman PT Pertamina Retail, Ginka Febriyanti Ginting disebut sebagai figur muda yang aktif di berbagai organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, dan sosial serta memiliki perhatian terhadap tata kelola, kepemimpinan, dan pengembangan organisasi.

Namun, nama Ginka Febriyanti Ginting juga pernah muncul dalam laporan Komisi Pencari Fakta (KPF) terkait demonstrasi dan kerusuhan Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, menyebut hasil penelusuran KPF menemukan adanya pengakuan mengenai mobilisasi massa bayaran yang dikaitkan dengan organisasi Bison.

"Kami juga menemukan, apakah ada masa bayaran? Ya, ada pengakuan massa bayaran yang ini dipimpin oleh organisasi namanya yang dipimpin oleh organisasi, namanya Bison," kata Isnur dalam rilis laporan KPF pada 18 Februari 2026.

Halaman Selanjutnya

"Nah, Bison ini mengakui, mengorganisir massa yang bisa digunakan untuk tim hore kalau di televisi," sambungnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |