Jakarta, VIVA – Di tengah ramainya perbincangan soal rumor kedekatannya dengan Raisa, sosok Mathis Molinié ikut mencuri perhatian publik Indonesia. Chef muda asal Prancis itu mendadak menjadi nama yang banyak dicari setelah warganet mengaitkannya dengan pelantun Kali Kedua.
Meski kabar tersebut belum dikonfirmasi oleh kedua belah pihak, profil dan perjalanan karier Mathis sebagai chef profesional sukses membuat banyak orang penasaran.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Penasaran bagaimana sosoknya? Berikut profil lengkap Mathis Molinié yang sedang ramai diperbincangkan, sebagaimana dihimpun Viva pada Minggu, 5 Juli 2026.
Sosok Mathis Molinié Chef Muda Asal Rouen, Prancis
Mathis Molinié berasal dari Rouen, sebuah kota bersejarah di wilayah Normandia, Prancis, yang berjarak sekitar 140 kilometer dari Paris.
Ketertarikannya terhadap dunia kuliner sudah muncul sejak usia sangat dini. Berbeda dengan banyak chef profesional yang baru mendalami dunia memasak ketika menempuh pendidikan kuliner, Mathis justru mengenal dapur sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari keluarganya.
Sosok yang paling berpengaruh dalam perjalanan kariernya adalah sang ayah, Philippe Molinié. Sejak kecil, Mathis kerap menghabiskan waktu di dapur untuk mengamati sang ayah memasak dan menyiapkan berbagai hidangan khas Prancis.
Dalam program Culinary Bonds yang dipublikasikan melalui LinkedIn Create, Mathis pernah mengungkapkan bahwa dirinya mulai belajar memasak bahkan sebelum memasuki bangku sekolah. Seluruh dasar teknik memasaknya diperoleh langsung dari sang ayah.
Sementara itu, Philippe Molinié juga menjelaskan bahwa kecintaannya terhadap dunia memasak diwarisi dari sang nenek. Tradisi tersebut kemudian diteruskan kepada Mathis dan menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya sebagai chef.
Meneruskan Restoran Keluarga yang Berdiri Sejak 1988
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu fakta menarik tentang Mathis Molinié adalah perannya sebagai generasi penerus bisnis keluarga. Sang ayah mendirikan Restaurant Philippe di Rouen pada 1988. Restoran tersebut dikenal sebagai bistro yang menyajikan hidangan rumahan khas Prancis menggunakan bahan-bahan segar dengan menu yang diperbarui secara berkala.
Setelah bertahun-tahun belajar langsung dari Philippe Molinié, Mathis dipercaya mengambil alih pengelolaan restoran keluarga tersebut. Mathis mengungkapkan bahwa dirinya telah memimpin Restaurant Philippe selama kurang lebih delapan tahun terakhir.
Halaman Selanjutnya
Meski kini menjadi penerus usaha keluarga, ia tetap mempertahankan filosofi memasak dan teknik yang diwariskan sang ayah. Hal tersebut juga tercermin dari slogan restoran, yaitu "Cooking from father to son", yang menggambarkan tradisi memasak keluarga Molinié yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

1 week ago
4











