Spanyol Tak Gentar dengan Ancaman Embargo Perdagangan Trump

6 hours ago 2

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:00 WIB

VIVA – Pemerintah Spanyol pada hari Selasa, menanggapi ancaman Presiden AS Donald Trump untuk "memutus semua perdagangan" dengan Spanyol, dengan mengatakan bahwa setiap revisi hubungan komersial harus menghormati hukum internasional dan perjanjian yang ada.

Spanyol mengatakan bahwa jika Washington ingin meninjau hubungan perdagangan antara kedua negara, hal itu "harus dilakukan dengan menghormati otonomi perusahaan swasta, hukum internasional, dan perjanjian bilateral antara Uni Eropa dan Amerika Serikat," demikian dilaporkan oleh penyiar publik RTVE, mengutip sebuah pernyataan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menggambarkan Spanyol sebagai sekutu yang "mengerikan" dan mengkritik Madrid atas apa yang disebutnya sebagai kerja sama yang tidak memadai terkait pangkalan militer AS di tengah eskalasi di Timur Tengah.

Pemerintah menolak kritik tersebut, menekankan bahwa Spanyol adalah "anggota kunci NATO" dan memenuhi komitmennya sambil memberikan kontribusi signifikan terhadap pertahanan teritorial Eropa.

Madrid juga menggarisbawahi peran negara tersebut sebagai kekuatan ekspor utama Uni Eropa dan mitra dagang yang dapat diandalkan dengan 195 negara, termasuk AS, yang dengannya negara tersebut mempertahankan hubungan perdagangan yang "bersejarah dan saling menguntungkan".

Ditambahkan bahwa mereka memiliki sumber daya yang diperlukan untuk mengurangi dampak potensial, mendukung sektor yang terkena dampak, dan mendiversifikasi rantai pasokan jika diperlukan.

Spanyol menegaskan kembali bahwa posisinya "adalah dan akan selalu berupaya untuk perdagangan bebas dan kerja sama ekonomi antar negara," berdasarkan "saling menghormati" dan "kepatuhan terhadap hukum internasional."

Pemerintah Spanyol mengatakan pada hari Senin bahwa AS belum menggunakan dan tidak bermaksud menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk melakukan serangan terhadap Iran.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan akan memutus hubungan dagang dengan Spanyol setelah AS tidak bisa menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan memutus seluruh perdagangan dengan Spanyol. Kami tak ingin berurusan lagi dengan Spanyol," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih saat menerima Kanselir Jerman Friedrich Merz, Selasa 3 Maret 2026.

Pada Senin, Spanyol menyatakan AS tidak akan menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk menyerang Iran, seraya menegaskan kewenangan penuh atas semua fasilitas yang mereka miliki.

Halaman Selanjutnya

"Pangkalan di bawah kedaulatan Spanyol tak akan digunakan untuk hal di luar perjanjian dengan Amerika Serikat atau yang tidak sesuai dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," kata Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares dalam wawancara dengan El Diario. 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |