Sports Intelligence Resmi Diluncurkan, KONI Pusat Siapkan Revolusi Pembinaan Atlet Indonesia

1 week ago 2

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:09 WIB

VIVA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat resmi memperkenalkan konsep baru yang diyakini bakal mengubah wajah olahraga prestasi nasional. Melalui peluncuran buku Sports Intelligence, KONI menegaskan bahwa era kemenangan yang hanya mengandalkan kekuatan fisik telah berakhir.

Peluncuran buku tersebut digelar dalam bedah buku di Auditorium Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selasa, 7 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyebut Sports Intelligence bukan sekadar buku setebal lebih dari 500 halaman, melainkan cetak biru (blueprint) baru dalam membangun olahraga Indonesia menuju level dunia.

"Buku ini bukan sekadar literatur akademik. Ini adalah panduan strategis yang sangat dibutuhkan untuk masa depan olahraga prestasi Indonesia," ujar Marciano.

Marciano menegaskan, persaingan olahraga modern kini berubah drastis. Menurutnya, kemenangan tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan atlet di lapangan, tetapi juga bagaimana sebuah negara mampu mengelola informasi, teknologi, hingga analisis data.

"Olahraga saat ini sudah menjadi pertarungan data, teknologi, dan strategi. Siapa yang memiliki informasi terbaik, dialah yang memiliki peluang lebih besar untuk menang," katanya.

Karena itu, KONI memperkenalkan konsep Sports Intelligence yang menggabungkan ilmu kepelatihan, analisis lawan, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga pemanfaatan Big Data dalam pembinaan atlet.

Marciano mengungkapkan, gagasan tersebut sebenarnya telah dirintis sejak dirinya menjabat Ketua Umum KONI pada 2019.

Saat itu, ia melihat media memiliki peran penting dalam mengumpulkan informasi yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembinaan olahraga.

"Saya selalu mengatakan bahwa media adalah bagian dari Sports Intelligence karena memiliki jaringan informasi yang sangat luas," ujarnya.

Dari pemikiran itulah kemudian lahir Bidang Sports Intelligence di KONI Pusat yang kini dituangkan dalam sebuah buku.

Buku ini disusun atas arahan Marciano Norman bersama empat penulis, yakni Eman Sungkowo, Syarif Hidayat, Jerry Indrawan, dan Irandito Abdul Hakim Malik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, buku tersebut terdiri dari 12 bab yang membahas bagaimana sistem intelijen dapat diterapkan dalam pembinaan olahraga nasional.

Ketua tim penulis, Eman Sungkowo, menjelaskan bahwa Sports Intelligence memungkinkan pelatih maupun atlet memahami kekuatan dan kelemahan lawan melalui informasi yang akurat.

Halaman Selanjutnya

"Intelijen olahraga membantu proses pengambilan keputusan agar lebih tepat sasaran," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |