Bali, VIVA – PT Bank Mandiri Taspen alias Bank Mantap memprediksi, di tahun 2045 mendatang akan ada lonjakan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) di Indonesia, yang jumlahnya bisa mencapai hingga 70 juta orang.
Direktur Utama Bank Mantap, Panji Irawan menjelaskan, hal itu disebabkan adanya perubahan struktur demografi Indonesia menjadi aging society, sehingga akan turut menciptakan kebutuhan layanan keuangan yang berbeda dibandingkan dengan saat ini.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia menjelaskan, saat ini saja populasi senior citizen atau lansia mencapai sekitar 35 juta orang, atau setara 12,3 persen dari total penduduk Indonesia.
"Dan jumlah itu diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 50 juta orang pada tahun 2030, bahkan melonjak hingga 60-70 juta orang pada tahun 2045 mendatang," kata Panji dalam media gathering di kawasan Ubud, Bali, Sabtu, 4 Juli 2026.
Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap), Panji Irawan
Photo :
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Hal itulah yang menjadi latar belakang Bank Mandiri Taspen, sebagai bank yang secara khusus melayani kebutuhan masyarakat lansia, untuk menyiapkan strategi dan ekosistem dalam melayani kondisi tersebut.
"Karena pihak stakeholders ingin ada satu bank yang dalam naungan bank milik negara, bank milik pemerintah, yang secara spesifik mengurusi mengenai senior citizen, dan itulah kami,” ujarnya.
Menurutnya, ekosistem perbankan nasional harus mulai mempersiapkan diri dalam menghadapi perubahan demografi tersebut. Apalagi, kebutuhan layanan keuangan masyarakat lansia nantinya tak hanya soal penyaluran kredit pensiun, namun akan mencakup berbagai layanan penopang kualitas hidup mereka setelah masa purna tugas.
Panji memastikan, Bank Mandiri Taspen pun menyambut hal itu dengan langkah pengembangan layanan digital, supaya para pensiunan tak perlu selalu datang ke kantor cabang untuk melakukan autentikasi sebelum pencairan dana pensiun.
"Melalui aplikasi Movin by Bank Mandiri Taspen, kami mencoba untuk mempermudah proses tersebut," kata Panji.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain digitalisasi layanan, lanjut Panji, pihaknya juga coba membangun ekosistem bagi nasabah senior melalui kerja sama dengan rumah sakit, penyedia asuransi kesehatan, serta pengembangan berbagai produk keuangan baru sesuai kebutuhan mereka.
Bank Mantap bahkan juga mempelajari berbagai model layanan serupa di tataran global, yang disesuaikan dengan ketentuan regulator Tanah Air untuk diadaptasi dan diintegrasikan termasuk melalui kanal digital.
Halaman Selanjutnya
"Jadi menurut kami di Bank Mandiri Taspen, inilah masa dimana kita yang ada di industri ini, untuk bersama-sama mempersiapkan layanan di masa-masa seperti itu,” ujarnya.

1 week ago
7











