VIVA –Rumah tangga selebgram Sarah Gibson tengah disorot publik usai suaminya, Diska Resha Putra dikabarkan berselingkuh. Kabar perselingkuhan Diska Resha Putra ini diungkap sendiri oleh Sarah Gibson di unggahan Instagram miliknya beberapa Waktu lalu.
Dalam unggahan itu, Sarah sempat menyinggung seorang perempuan yang menganggu rumah tangganya. Menyusul dengan perselingkuhan suaminya, Sarah akhirnya memutuskan untuk berpisah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Belajar dari kasus perselingkuhan yang dialami Sarah Gibson, sebenarnya apa alasan seorang laki-laki berselingkuh? Melansir laman mindbodygreen, Sabtu 4 Juli 2026, ada tujuh alasan Utama mengapa seseorang berselingkuh.
1. Salah paham tentang makna cinta
Meski sering mendengar bahwa hubungan membutuhkan usaha, banyak orang masih belum benar-benar memahami bahwa membangun hubungan jangka panjang yang sehat memerlukan komitmen dan kerja keras. Tak sedikit yang berharap perasaan berbunga-bunga di awal hubungan akan terus bertahan selamanya.
Pada fase awal jatuh cinta, tubuh memproduksi hormon seperti dopamin dan kortisol dalam jumlah tinggi. Kombinasi hormon ini membuat seseorang merasa sangat bahagia, bersemangat, dan tergila-gila pada pasangannya. Namun, kondisi tersebut hanya bersifat sementara. Seiring waktu, tubuh akan beradaptasi sehingga sensasi itu perlahan memudar.
Banyak orang yang berselingkuh kemudian berkata, "Saya sudah tidak cinta lagi." Padahal, perasaan jatuh cinta maupun kehilangan cinta bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja. Hubungan yang memuaskan hanya bisa dipertahankan jika kedua pihak terus berusaha, bertumbuh, dan berkembang bersama.
Sayangnya, banyak orang lebih fokus pada apa yang tidak mereka dapatkan dari pasangan, daripada memikirkan apa yang bisa mereka berikan untuk menjaga hubungan tetap sehat. Ketika tidak siap menghadapi tantangan dalam hubungan, seseorang menjadi lebih mudah tergoda oleh sensasi menyenangkan dari ketertarikan baru yang terasa terlarang.
2. Terlalu banyak kesempatan dan kurang memiliki batasan
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kesempatan untuk menjalin hubungan secara diam-diam semakin besar dibandingkan beberapa dekade lalu. Kini, pria dan wanita lebih sering bekerja bersama, terlibat dalam aktivitas mengasuh anak, atau memiliki lingkaran pertemanan yang sama. Hal ini membuat interaksi antarindividu semakin intens.
Banyak orang yang sudah memiliki pasangan tetap tidak menyadari bahwa mereka perlu menjaga batasan dengan orang lain. Perhatian romantis, pujian, atau sekadar seseorang yang mau mendengarkan keluh kesah bisa memicu lonjakan dopamin yang membuat seseorang merasa nyaman.
Halaman Selanjutnya
Oleh karena itu, batasan yang jelas sangat penting. Banyak perselingkuhan berawal dari hal-hal yang tampak sepele, seperti saling menggoda atau berbagi cerita pribadi. Lama-kelamaan, percikan kecil itu berkembang menjadi ketertarikan yang semakin besar hingga akhirnya berubah menjadi hubungan terlarang.

1 week ago
10











