Sudah 42 Tahun Berlalu, Tergoda Rayuan Viral, Begini Kisah Film Indonesia Era 80-an yang Dibintangi Enny Beatrice

3 hours ago 3

Selasa, 1 September 2026 - 09:15 WIB

VIVA – Film-film Indonesia era 1980-an belakangan kembali menemukan penontonnya di media sosial. Potongan adegan dari film lawas yang sudah berusia puluhan tahun kerap muncul kembali dan membuat generasi sekarang penasaran dengan cerita serta para pemainnya.

Salah satunya adalah Tergoda Rayuan, film drama Indonesia yang dirilis pada 1984. Cuplikan film tersebut kembali beredar di media sosial dan menarik perhatian pencinta film Tanah Air, termasuk karena gaya akting dan dialog yang terasa begitu berbeda jika dibandingkan dengan film masa kini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tergoda Rayuan merupakan film yang disutradarai E.G. Baker atau Eddy G. Bakker. Film produksi Kanta Indah Film tersebut menghadirkan sejumlah nama yang cukup dikenal pada masanya, seperti Sri Gudhi Sintara, Enny Beatrice, Nena Rosier, Harry Capri, dan Teddy Purba.

Cerita Tergoda Rayuan berpusat pada Gina, seorang germo yang merasa telah ditipu. Merasa sakit hati dan tidak terima dengan perlakuan yang diterimanya, Gina kemudian berusaha melakukan balas dendam kepada pihak yang dianggap telah merugikannya.

Gina kemudian mengutus dua anak buahnya, Sita dan Anny, untuk menjalankan rencana tersebut. Keduanya ditugaskan mendekati Hendra dan Budiman yang menjadi sasaran kemarahan Gina.

Namun, rencana tersebut ternyata tidak berjalan seperti yang diharapkan. Sita dan Anny justru mendapat perlakuan berbeda dari orang-orang yang menjadi sasaran balas dendam mereka.

Keduanya malah dipacari dan diajak bekerja sama oleh Hendra dan Budiman. Situasi tersebut kemudian membuat rencana Gina semakin rumit dan membawa cerita ke berbagai konflik yang berkaitan dengan hubungan, kepentingan, serta pengkhianatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Film ini menjadi salah satu gambaran tontonan Indonesia pada era 1980-an yang menggabungkan drama dengan cerita tentang hubungan antarkarakter dan konflik kehidupan. Jalan ceritanya juga memperlihatkan bagaimana sebuah rencana balas dendam dapat berubah ketika orang-orang yang menjalankannya justru memiliki kepentingan sendiri.

Kini, lebih dari empat dekade setelah pertama kali dirilis, Tergoda Rayuan kembali diperbincangkan setelah potongan adegannya beredar di media sosial. Salah satu cuplikan film tersebut diunggah oleh akun Instagram @nontonvideo_terbaik.

Halaman Selanjutnya

Keterangan yang menyertai unggahan itu menggambarkan Tergoda Rayuan sebagai film klasik yang menghadirkan drama, romansa, serta godaan kehidupan. Film tersebut juga disebut memiliki nuansa khas era 1980-an dengan alur cerita yang sederhana, tetapi tetap berusaha membangun konflik emosional.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |