Sudah Habis Rp7,7 Triliun tapi Belum Pernah Menang

1 hour ago 1

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:20 WIB

VIVA – Tottenham Hotspur kembali menghadapi situasi pelik di awal musim Liga Inggris 2026/2027. Setelah nyaris terjerumus ke jurang degradasi musim lalu, The Lilywhites sudah melakukan perombakan besar-besaran dengan menggelontorkan dana fantastis di bursa transfer.

Namun, investasi besar tersebut belum memberikan hasil yang diharapkan. Tottenham justru mengawali musim dengan dua kekalahan beruntun. Kondisi ini membuat skuad asuhan Roberto De Zerbi langsung berada di bawah tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Musim lalu menjadi salah satu periode terburuk Tottenham. Mereka bahkan harus menunggu hingga pertandingan terakhir atau pekan ke-38 untuk memastikan diri bertahan di Premier League.

Situasi tersebut membuat manajemen Tottenham bergerak agresif pada bursa transfer musim panas. De Zerbi mendapat dukungan penuh untuk membangun skuad sesuai dengan gaya permainan yang diinginkannya. Sejumlah pemain baru pun didatangkan dengan nilai transfer fantastis.

Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Savio, dan Jan Paul van Hecke menjadi bagian dari proyek besar Tottenham. Total dana yang dikeluarkan untuk mendatangkan keempat pemain tersebut mencapai 322 juta poundsterling atau sekitar Rp7,7 triliun.

Besarnya nilai transfer tersebut bahkan membuat beberapa pemain anyar Tottenham masuk daftar pembelian termahal di Liga Inggris musim ini. Tonali menempati posisi ketiga, Fernandes berada di urutan keempat, sementara Savio menghuni posisi keenam. Adapun Van Hecke berada di peringkat ke-11.

Tottenham juga memperkuat skuad dengan mendatangkan Omar Marmoush melalui skema peminjaman. Tidak berhenti di situ, sejumlah pemain berpengalaman juga didatangkan secara gratis. Mereka adalah Martin Dubravka, Andy Robertson, dan Marcos Senesi.

Jika melihat aktivitas transfer tersebut, Tottenham sejatinya telah melakukan pembangunan ulang skuad secara besar-besaran. Masalahnya, deretan pemain mahal tersebut belum mampu menjelma menjadi sebuah tim yang solid di bawah arahan De Zerbi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buktinya langsung terlihat pada dua pertandingan pertama Liga Inggris musim ini. Tottenham lebih dulu dipermalukan Brentford dengan skor telak 0-3. Hasil buruk itu berlanjut ketika mereka menjamu Newcastle United.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Tottenham kembali gagal mencetak gol dan harus menyerah 0-2. Dua pertandingan, dua kekalahan. Lebih mengkhawatirkan lagi, Tottenham belum mampu mencetak satu gol pun dan sudah lima kali kebobolan.

Halaman Selanjutnya

Catatan tersebut membuat Tottenham terpuruk di dasar klasemen sementara Liga Inggris. Situasi ini tentu menjadi alarm keras bagi De Zerbi. Dengan investasi mencapai Rp7,7 triliun, Tottenham tidak punya banyak alasan untuk terus terpuruk.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |