Suporter Murka dan Serang FAM Usai Timnas Malaysia Dihukum Kalah 0-3 dari Vietnam

1 day ago 6

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:27 WIB

Kuala Lumpur, VIVA – Keputusan dari Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC memicu kegemparan di kalangan suporter Malaysia. Timnas Malaysia resmi dijatuhi hukuman kalah 0-3 dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027, termasuk saat menghadapi Timnas Vietnam.

Kabar tersebut langsung memicu gelombang reaksi keras dari para pendukung Harimau Malaya. Di berbagai forum sepak bola dan media sosial, perdebatan pun meledak. Ada yang meluapkan kemarahan, ada pula yang justru merasa pesimistis terhadap masa depan tim nasional mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada Senin siang, 17 Maret, mengonfirmasi telah menerima keputusan resmi dari AFC terkait kasus penggunaan tujuh pemain naturalisasi yang dinilai tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Akibat pelanggaran tersebut, Malaysia dijatuhi hukuman kalah 0-3 dalam dua laga melawan Nepal dan Vietnam di babak kualifikasi Piala Asia 2027. Selain itu, FAM juga dikenai denda sebesar USD 50 ribu atau setara Rp849.000.000.

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM)

Tak lama setelah pengumuman itu disampaikan, reaksi suporter Malaysia langsung membanjiri media sosial. Banyak yang mengaku kecewa karena hukuman tersebut dinilai merusak peluang tim untuk bersaing di klasemen.

Salah satu suporter bahkan mencoba menyemangati timnya meski situasi sedang tidak menguntungkan.

“Kami dari 15 poin dikurangi menjadi tinggal 9 poin. Tapi itu juga menunjukkan bahwa Vietnam bisa dikalahkan. Aturannya sudah ada, sekarang buat mereka malu di kandang mereka sendiri,” tulis seorang suporter dengan nada penuh emosi.

Namun tidak semua pendukung memiliki optimisme yang sama. Ada pula yang merasa peluang Malaysia untuk bangkit semakin kecil, apalagi mereka harus menghadapi Vietnam di kandangnya sendiri dalam waktu dekat.

“Semuanya hampir sia-sia ketika harus menghadapi Vietnam pada akhir bulan. Tekanan dari tribun saja sudah cukup membuat para pemain runtuh,” tulis seorang suporter lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau ingin mencari pemain, carilah yang memiliki dokumen yang sah! Pemalsuan akta kelahiran adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Ini benar-benar memalukan,” tulis seorang suporter dalam komentar yang mendapat ribuan interaksi.

Sebagian suporter bahkan menyebut kasus ini sebagai pukulan besar bagi citra sepak bola Malaysia. Mereka menilai ambisi meraih hasil instan melalui naturalisasi pemain justru berbalik merugikan negara.

Halaman Selanjutnya

Meski demikian, ada pula pendukung yang tetap mencoba melihat sisi positif. Mereka percaya Malaysia masih bisa bersaing secara sehat jika menggunakan pemain yang benar-benar memenuhi syarat.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |