Selasa, 5 Mei 2026 - 09:20 WIB
VIVA –Tanjung Verde tidak mengizinkan kapal pesiar Belanda MV Hondius yang berada di lepas pantainya untuk berlabuh, menyusul dugaan wabah hantavirus menjebak para turis di dalam kapal pesiar tersebut, dimana tiga diantaranya meninggal dunia.
Sekitar 150 orang masih terjebak di kapal setelah tiga orang - pasangan Belanda dan warga negara Jerman - meninggal, dan yang lainnya jatuh sakit, termasuk seorang warga negara Inggris yang meninggalkan kapal dan sedang dirawat di Afrika Selatan, tambah pihak berwenang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Petugas medis pada Senin, 4 Mei 2026, mengevakuasi dua orang dengan gejala hantavirus mematikan setelah dugaan wabah di kapal pesiar mewah yang tertahan di lepas pantai Afrika Barat yang membawa sebagian besar penumpang Inggris, Amerika, dan Spanyol, kata para pejabat
Institut Nasional Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Belanda (RIVM), yang membantu penanganan wabah, mengatakan hantavirus telah dikonfirmasi pada salah satu pasien yang menunjukkan gejala.
Sebuah sumber yang diberi informasi tentang masalah ini mengatakan bahwa wanita Belanda yang meninggal juga dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.
RIVM menyatakan masih belum jelas apakah orang lain yang menunjukkan gejala juga terinfeksi virus tersebut, atau apakah kematian lainnya juga disebabkan oleh virus tersebut.
Hantavirus, yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan fatal, dapat menyebar ketika partikel dari kotoran atau urin hewan pengerat menjadi terbawa udara. Virus ini tidak mudah menular antar manusia.
Tidak ada obat khusus untuk mengobati penyakit ini, sehingga pengobatan berfokus pada perawatan suportif, termasuk menempatkan pasien pada ventilator dalam kasus yang parah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan risiko bagi masyarakat luas rendah dan tidak perlu panik atau memberlakukan pembatasan perjalanan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, pihak berwenang di negara kepulauan Tanjung Verde mengatakan mereka tidak mengizinkan kapal pesiar mewah MV Hondius berbendera Belanda untuk berlabuh sebagai tindakan pencegahan.
WHO mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah mengidentifikasi tujuh kasus hantavirus di atas kapal pesiar mewah tersebut, termasuk dua kasus yang dikonfirmasi laboratorium dan lima kasus yang dicurigai.
Mengenal Hantavirus, Virus Mematikan yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar Atlantik
Wabah hantavirus di kapal pesiar Atlantik tewaskan 3 orang. WHO ungkap fakta virus langka ini, dari gejala hingga tingkat kematian tinggi. Baca di sini selengkapnya
VIVA.co.id
4 Mei 2026

1 week ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)