Tangis Dosen ISBI Bandung Pecah di Sidang MK, Ungkap Gaji Awal Tak Cukup hingga Harus Berjualan Bubur Bayi

6 days ago 9

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:49 WIB

Bandung, VIVA – Tangis seorang dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Bandung pecah saat memberikan kesaksian dalam sidang gugatan terkait kesejahteraan dosen di Mahkamah Konstitusi (MK). Dosen Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Imam Akhmad, mengaku gaji pertamanya sebagai dosen tidak pernah bisa diberikan kepada kedua orang tuanya karena penghasilannya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Momen tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial. Dalam sidang gugatan mengenai kesejahteraan dosen yang digelar pada Senin, 6 Juli 2026, Imam menyampaikan kisah perjuangannya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan magister berkat kerja keras kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai pedagang sayur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah resmi menjadi dosen ASN pada 2019, Imam mengaku realitas yang dihadapinya jauh dari harapan. Dengan gaji awal sekitar Rp2 juta lebih per bulan, ia harus memenuhi kebutuhan keluarga, membayar biaya kontrakan, hingga membiayai pendidikan anak. Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu memberikan gaji pertamanya kepada kedua orang tua sebagai bentuk balas jasa.

"Untuk mencukupi kebutuhan hidup, Imam bersama istrinya harus mencari penghasilan tambahan dengan berjualan bubur bayi dan pakaian bayi. Menurutnya, kondisi serupa juga dialami banyak dosen lain yang terpaksa mengambil pekerjaan sampingan, mulai dari menjadi pengemudi ojek online hingga buruh bangunan demi memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga," kata Imam Akhmad, saat ditemui di Kampus ISBI Bandung, dikutip Kamis 9 Juli 2026.

Imam menilai kondisi tersebut berdampak pada fokus dosen dalam menjalankan tugas mengajar dan melaksanakan tanggung jawab akademik kepada mahasiswa. Ia berharap gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi dapat menjadi momentum untuk mendorong perbaikan kesejahteraan tenaga pendidik, khususnya dosen dan guru.

"Dan berharap pemerintah memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kesejahteraan tenaga pendidik agar mereka dapat menjalankan tugas mencerdaskan bangsa tanpa harus dibebani persoalan ekonomi," katanya.

Laporan Cepi Kurnia/tvOne Bandung

Gelandang Spanyol yang diisukan ke Persib Bandung Oscar Rodriguez

Estimasi Gaji Oscar Rodriguez, Eks Real Madrid yang Diisukan ke Persib Bandung

Gaji Oscar Rodriguez, gelandang Spanyol yang diisukan ke Persib Bandung meningkat drastis ketika sang pemain memperkuat Al-Diriyah di Arab Saudi musim lalu.

img_title

VIVA.co.id

9 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |