Selasa, 19 Mei 2026 - 10:18 WIB
VIVA –Senin siang, pasukan militer Israel (IDF) mencegat kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotila untuk Gaza. Global Sumud Flotilla menjadi upaya terbaru dari sejumlah aktivis internasional untuk menembus blokade Israel terhadap wilayah Palestina tersebut. Sebelumnya, konvoi serupa juga sempat dicegat pasukan Israel bulan lalu.
“Global Sumud Flotilla sedang diserang!” tulis kelompok itu melalui akun X dikutip dari laman Al Arabiya News, Selasa 19 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situs pelacak posisi armada menunjukkan beberapa kapal dicegat di wilayah barat Siprus.
“Kami menuntut jalur aman bagi misi kemanusiaan kami yang legal dan tanpa kekerasan. Pemerintah dunia harus segera bertindak untuk menghentikan aksi ilegal atau pembajakan yang bertujuan mempertahankan pengepungan genosida Israel terhadap Gaza. Membiarkan kekerasan pendudukan menjadi hal yang normal adalah ancaman bagi semua orang,” kata mereka.
Aksi IDF ini juga diketahui oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Dirinya mengecam misi Global Sumud Flotila dan menyebutnya sebagai ’skema berbahaya’ yang bertujuan untuk mendukung Hamas.
Dalam pernyataan resmi kantornya, Netanyahu mengatakan kepada komandan pasukan pencegat bahwa mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam menggagalkan pelayaran tersebut.
“Skema berbahaya yang dirancang untuk menembus blokade yang kami terapkan terhadap teroris Hamas di Gaza. Anda melaksanakan tugas ini dengan sangat sukses, bahkan jauh lebih tenang dari yang diperkirakan musuh-musuh kami,” ujar Netanyahu.
Sebelumnya pada Senin, Kementerian Luar Negeri Israel juga mengecam konvoi itu sebagai aksi provokasi dan menegaskan akan mencegah armada tersebut mencapai Gaza.
“Dalam aksi provokasi kali ini, dua kelompok Turki yang bersikap agresif, yakni Mavi Marmara dan IHH, ikut terlibat. IHH sendiri telah ditetapkan sebagai organisasi teroris,” tulis kementerian itu di X.
Kapal AL Israel Cegat Armada Global Sumud Menuju Gaza
Photo :
- Global Sumud Flotilla/Handout via REUTERS
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seperti diberitakan sebelumnya, Militer Israel (IDF) diketahui telah mencegat 39 kapal bantuan menuju Gaza di Kawasan timur laut Mediterania. Sementara itu, kapal-kapal lain yang tersisa masih terus berlayar menuju wilayah Gaza.
Kapal-kapal yang tergabung dalam Global Sumud Flotila kembali berlayar untuk ketiga kalinya pada Kamis lalu dari wilayah selatan Turki. Upaya sebelumnya untuk mengirim bantuan ke Gaza juga sempat dicegat Israel di perairan internasional.
Halaman Selanjutnya
Kelompok itu menyebut ada 426 orang dari 39 negara yang ikut dalam armada berisi 54 kapal tersebut. Dari 426 orang tersebut diketahui 9 orang berasal dari Indonesia yang dua diantaranya merupakan jurnalis dari media Republika bernama Bambang Noryono atau biasa disapa Abeng dan Thoudy Badai.

1 hour ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)


