Terapi Stem Cell untuk Penyakit Apa Saja? Ini Manfaat dan Penjelasan Dokter

2 hours ago 1

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:45 WIB

Jakarta, VIVA – Terapi stem cell atau terapi sel punca semakin menjadi perhatian di dunia medis karena dinilai menawarkan pendekatan baru dalam pengobatan regeneratif. Berbeda dengan terapi konvensional yang umumnya berfokus pada mengatasi gejala penyakit, terapi ini bertujuan membantu tubuh memperbaiki jaringan yang mengalami kerusakan melalui mekanisme regenerasi alami.

Seiring berkembangnya teknologi kesehatan, terapi stem cell kini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan estetika, tetapi juga mulai diterapkan pada berbagai kondisi medis, mulai dari cedera sendi hingga penyembuhan luka kronis. Kehadiran teknologi ini membuka harapan baru bagi pasien yang ingin memperoleh pemulihan dengan prosedur yang lebih minim tindakan invasif dibandingkan operasi besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara sederhana, stem cell merupakan sel induk yang memiliki kemampuan unik untuk memperbarui diri serta berkembang menjadi berbagai jenis sel sesuai kebutuhan tubuh. Kemampuan tersebut membuat stem cell berperan penting dalam proses regenerasi jaringan, mempercepat penyembuhan, sekaligus membantu mengurangi peradangan.

Selain stem cell, dunia medis juga mengenal secretome, yakni kumpulan zat aktif yang dihasilkan oleh stem cell. Secretome mengandung berbagai growth factor atau faktor pertumbuhan yang berfungsi mengirimkan sinyal biologis untuk mendukung proses perbaikan jaringan dan meningkatkan kualitas pemulihan tubuh secara alami.

Terapi Stem Cell untuk Pengobatan Apa Saja?

Pemanfaatan stem cell terus berkembang seiring meningkatnya penelitian di bidang kedokteran regeneratif. Berikut beberapa bidang medis yang telah memanfaatkan terapi ini.

1. Peremajaan Kulit (Face Rejuvenation)

Salah satu penggunaan stem cell yang cukup populer berada di bidang estetika. Terapi ini membantu memperbaiki kualitas kulit dari dalam dengan mendukung regenerasi sel sehingga kulit tampak lebih sehat, kenyal, dan awet muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan ini berbeda dengan perawatan yang hanya bekerja di permukaan kulit karena stem cell berupaya merangsang proses pembentukan jaringan baru secara alami.

“Dibandingkan terapi skin booster lain seperti salmon DNA, terapi berbasis stem cell menawarkan pendekatan yang lebih komprehensif. Ia bekerja dengan mendukung regenerasi jaringan dari dalam, memperbaiki kerusakan di tingkat sel, dan menghasilkan growth factor yang berperan dalam perbaikan dan peremajaan jaringan," kata dr. Tasya Anggrahita, Sp.BP-RE, Subsp. E.L, dalam keterangannya.

Halaman Selanjutnya

2. Mengatasi Kebotakan (Alopecia)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |