Jakarta, VIVA – Teka-teki kenapa ratusan senjata bisa tersimpan di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Jaksel), mulai terkuak.
Polisi menemukan fakta bahwa keberadaan ratusan senjata angin itu berkaitan dengan rencana kerja sama olahraga menembak antara yayasan sekolah dan sebuah perusahaan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan fakta tersebut muncul setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi.
"Keberadaan senjata angin tersebut diawali dari adanya perjanjian kerja sama antara yayasan dengan PT Lokta terkait kerja sama olahraga menembak air rifle," kata Budi kepada wartawan, Selasa, 11 Agustus 2026.
Meski begitu, polisi belum menganggap persoalan selesai. Legalitas hingga status kepemilikan senjata masih menjadi bagian yang didalami penyidik.
"Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap legalitas, kepemilikan, penyimpanan, serta penggunaan barang-barang tersebut," ujarnya.
Pengusutan bahkan berlanjut dengan pemeriksaan ulang sejumlah ruangan di kompleks yayasan. Polisi bersama tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri sebelumnya menyisir ruang kerja mantan ketua pengurus, ruang kerja mantan sekretaris, hingga ruang sarana dan prasarana.
Dari pemeriksaan tambahan, ditemukan lagi satu airsoft gun beserta sejumlah amunisi dan perlengkapan pendukung.
"Ditemukan 1 buah airsoft gun, 117 butir peluru berbagai kaliber dengan rincian 21 butir kaliber 32 S&W, 19 butir kaliber 380 Auto, 34 butir kaliber 38 special, 18 butir kaliber 22 WMR, dan 25 butir kaliber 9x19 mm luger," kata Budi.
Tak berhenti di situ. Polisi juga menemukan 166 selongsong kaliber .22, lima magazen kaliber 9 milimeter, dua recoil spring, dua botol green gas, dua tabung gas CO2, dua wadah peluru mimis, serta sejumlah suku cadang dan aksesori.
"Ditemukan 166 selongsong kaliber .22, 5 magazine kaliber 9 mm, 2 recoil spring, 2 botol green gas, 2 tabung gas CO2, 2 wadah peluru mimis, serta sejumlah spare part dan aksesoris," katanya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seluruh temuan tersebut kini masih didata dan dicocokkan penyidik untuk memastikan keterkaitannya dengan barang-barang yang sebelumnya diamankan.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 30 item dibawa Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri saat olah tempat kejadian perkara (TKP) di gudang sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan (Jaksel), tempat ditemukannya ratusan senjata.
Halaman Selanjutnya
"Totalnya ada 30 item yang telah ditemukan Puslabfor, yang berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, dan sparepart-nya," tutur Kepala Unit Kriminal Umum Reserse Kriminal Polrez Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino de Tech, dikutip Selasa, 11 Agustus 2026.

4 hours ago
1


















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9295770/original/019030800_1783944385-20260713_094007.jpg)
