Terungkap! Shin Tae-yong jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija sampai 2029

1 week ago 11

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:00 WIB

VIVA Persija Jakarta resmi mengamankan jasa winger Timnas Indonesia, Witan Sulaeman dengan kontrak baru berdurasi tiga musim. Kesepakatan itu membuat pemain asal Palu tersebut akan tetap membela Macan Kemayoran hingga 30 Juni 2029.

Perpanjangan kontrak ini sekaligus menepis berbagai spekulasi mengenai masa depan Witan. Di tengah upaya Persija membangun skuad yang lebih kompetitif untuk musim baru, mempertahankan salah satu pemain terbaiknya menjadi langkah penting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya soal kontrak, ada alasan menarik di balik keputusan Witan bertahan di ibu kota. Kehadiran Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala Persija ternyata menjadi salah satu faktor yang membuat pemain berusia 24 tahun itu mantap melanjutkan kariernya bersama Macan Kemayoran.

Selama memperkuat Persija sejak awal 2023, Witan dikenal sebagai salah satu motor serangan tim. Kecepatan, kemampuan menggiring bola, hingga kecerdasannya membuka ruang membuat perannya sulit tergantikan.

Pada musim 2025/2026, ia memang hanya mencatatkan satu gol dan tiga assist di Super League. Namun kontribusinya tidak sekadar terlihat dari angka. Witan kerap menjadi pemain yang memecah kebuntuan lewat pergerakan tanpa bola, menciptakan peluang, hingga membantu transisi menyerang.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, optimistis Witan masih memiliki potensi besar untuk berkembang, terlebih kini akan bekerja di bawah arahan Shin Tae-yong.

"Persija dan Witan sepakat untuk melanjutkan kerja sama untuk tiga musim ke depan. Kehadiran Coach Shin diharapkan mampu mengembalikan versi terbaik dari Witan sehingga dapat memberikan kontribusi lebih maksimal bagi tim untuk membantu meraih target juara," ujar Prapanca dalam keterangan resminya.

Witan pun tak menutupi alasan sebenarnya mengapa memilih tetap mengenakan jersey Persija.

"Alasan utama saya bertahan di Persija adalah karena saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Coach Shin sebagai pelatih kepala juga menjadi salah satu penyebab saya ingin melanjutkan perjalanan saya di sini," kata Witan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengaku masih memiliki ambisi yang belum terwujud bersama klub ibu kota.

"Selain itu, saya masih memiliki keinginan besar yang belum terwujud bersama klub ini, yaitu membawa Persija meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Perjalanan Witan menuju sepak bola profesional tidak diraih dengan mudah. Lahir di Palu pada 8 Oktober 2001, ia tumbuh di keluarga sederhana. Sang ayah diketahui bekerja sebagai pedagang sayur.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |