Tidur Siang Bisa Bantu Hemat Energi saat Puasa? Ini Penjelasan Dokter Tirta

2 weeks ago 4

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:00 WIB

Jakarta, VIVA – Saat menjalani puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama belasan jam. Kondisi ini membuat sebagian orang merasa cepat lelah, mengantuk, bahkan sulit berkonsentrasi di siang hari. Tak heran jika banyak yang memanfaatkan waktu istirahat untuk tidur siang dengan harapan bisa menghemat energi hingga waktu berbuka tiba.

Lalu, apakah benar tidur siang saat puasa bisa membantu menjaga stamina? Pertanyaan ini dijawab oleh Dokter Tirta yang menjelaskan bahwa tidur siang memang bisa memberikan manfaat, asalkan dilakukan dengan durasi yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, tidur singkat atau yang dikenal sebagai power nap dapat membantu tubuh tetap bugar selama berpuasa.

“Iya, itu betul. Power nap ya. Asal tidur siangnya nggak bablas dari Ashar terus bangunnya Magrib,” kata Dokter Tirta yang dikutip dari YouTube pada Kamis, 26 Februari 2026. 

Power nap merupakan tidur singkat di siang hari yang bertujuan untuk mengembalikan fokus dan mengurangi rasa lelah. Saat berpuasa, tubuh berada dalam kondisi hipoglikemia ringan, yakni kadar gula darah yang menurun karena tidak ada asupan makanan. Dalam kondisi ini, tubuh cenderung lebih cepat merasa lelah.

Dokter Tirta menjelaskan bahwa tidur siang bisa menjadi jeda yang baik bagi tubuh dan otak, namun tidak boleh berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi tidur itu kan sampai dibilang salah satu bagian dari ibadah ya. Jadi tidur siang itu power nap. Ketika kita itu dalam berpuasa itu kan kita hipoglikemia. Nah, salah satu tidur siang itu manfaatnya kalau terlalu panjang itu nggak bagus karena akan mengganggu circadian rhythm. Power nap siang itu cukup 1 jam. itu sudah bagus untuk memberikan otak itu jeda untuk beristirahat walaupun tidak ada recovery di situ,” jelasnya. 

Dari penjelasan tersebut, durasi ideal tidur siang saat puasa adalah sekitar satu jam. Jika terlalu lama, justru bisa mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Akibatnya, seseorang bisa merasa pusing, lemas berlebihan, atau sulit tidur di malam hari.

Dokter Tirta Mandira Hudhi.

Benarkah Tidur Setelah Sahur Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Lengkap Dokter Tirta

Benarkah tidur setelah makan sahur bikin tubuh gemuk? Dokter Tirta jelaskan fakta soal kalori, insulin, dan gangguan sirkadian yang perlu kamu tahu saat puasa.

img_title

VIVA.co.id

26 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |