VIVA – Timnas Prancis tampaknya mendapatkan kabar superbahagia jelang menghadapi Maroko di babak perempat final Piala Dunia 2026. Sebab, sang lawan bakal tampil dalam kondisi yang pincang.
Les Bleus akan melanjutkan perjuangannya di Piala Dunia 2026 pada Jumat (10/7/2026) dini hari nanti pukul 03.00 WIB. Mereka akan tampil di Gillette Stadium, Foxborough untuk menghadapi Maroko.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Prancis telah mencuat sebagai salah satu kandidat juara di Piala Dunia kali ini. Tim asuhan Didier Deschamps tersebut berhasil melenggang ke perempat final usai meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Swedia di babak 32 besar dan kemudian 1-0 atas Paraguay di babak 16 besar.
Sedangkan Maroko sukses menaklukkan Belanda lewat adu penalti sengit di babak 32 besar. Namun, mereka menang telak dengan skor 3-0 atas tuan rumah Kanada di babak 16 besar.
Sayangnya, pada pertandingan terakhir melawan Kanada, Maroko kehilangan salah satu amunisi berharganya. Ismael Saibari ditarik keluar secara premamtur di menit ke-22 akibat cedera hamstring.
Soufiane Rahimi masuk menggantikannya dalam laga tersebut. Kini, Rahimi tampaknya akan bermain sedari awal untuk laga melawan Prancis.
Dalam konferensi pers sebelum laga melawan Prancis, pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, telah mengonfirmasi kondisi Saibari. Dia menegaskan bahwa semua pemain dalam kondisi bugar, terkecuali sang striker anyar Bayern Munchen.
“Semua pemain siap, terkecuali Saibari. Ini adalah laga yang masih terlalu awal untuknya, namun saya harap dia tidak akan absen hingga turnamen selesai,” kata Ouahbi dalam konferensi pers, dilansir dari laporan Morocco World News.
Ismael Saibari di Timnas Maroko
Photo :
- REUTERS/Daniel Becerril
Ketidakhadiran Saibari tentu menjadi pukulan telak bagi Maroko, dan keuntungan bagi Prancis. Sebab, sang striker berusia 25 tahun telah menjadi mesin gol utama Si Singa Atlas dengan mencetak tiga gol dari enam pertandingan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Walau begitu, Ouahbi menegaskan bahwa Maroko tetap siap untuk memberikan segalanya di laga kontra Prancis. Penilaian bahwa mereka sukses atau tidaknya di Piala Dunia 2026 baru bisa diputuskan setelah turnamen usai.
“Ketika kita bicara tentang kesuksesan dari partisipasi kami, penilaian baru akan tiba di akhir turnamen,” katanya.
Halaman Selanjutnya
“Kami berbicara kepada para pemain, dan kami punya hasrat besar untuk mengerahkan segalanya demi meraih tujuan kami,” tambahnya.

6 days ago
8











