Senin, 18 Mei 2026 - 10:52 WIB
VIVA – Presiden AS Donald Trump mengeluarkan peringatan baru kepada Iran pada hari Minggu, dengan mengatakan bahwa Iran harus segera bergerak menuju kesepakatan damai atau "tidak akan ada yang tersisa dari mereka."
Washington, yang terlibat konflik dengan Teheran sejak pasukan AS dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap republik Islam tersebut mulai 28 Februari, tengah berjuang untuk memecah kebuntuan dan membuat kemajuan apa pun menuju pengakhiran perang yang telah mengguncang Timur Tengah dan menyebabkan harga energi melonjak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Bagi Iran, Waktu Terus Berjalan, dan mereka sebaiknya segera bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka," tulis Trump di platform Truth Social miliknya. "WAKTU SANGAT PENTING!"
Perang tersebut telah menyebabkan blokade efektif terhadap Selat Hormuz yang penting, yang dilalui sekitar 20 persen ekspor minyak global di masa damai, dan telah menyeret negara tetangga Israel dan Lebanon ke dalam konflik sampingan yang mematikan.
Negara Mulah itu telah menuntut gencatan senjata permanen di Lebanon sebelum kesepakatan perdamaian yang lebih luas dengan Trump, yang frustrasi dengan penolakan Teheran untuk menerima kesepakatan dengan syarat-syaratnya.
Washington dan Teheran menyepakati gencatan senjata pada 8 April, tetapi negosiasi perdamaian telah terhenti dan serangan sporadis terus berlanjut.
Pada hari Minggu, media Iran mengatakan Amerika Serikat gagal memberikan konsesi konkret apa pun dalam tanggapan terbarunya terhadap agenda negosiasi yang diusulkan Iran untuk mengakhiri perang.
Kantor berita Fars mengatakan Washington telah mengajukan daftar lima poin yang mencakup tuntutan agar Iran hanya mempertahankan satu situs nuklir yang beroperasi dan mentransfer persediaan uranium yang diperkaya tinggi ke Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Washington juga menolak untuk melepaskan "bahkan 25 persen" dari aset Iran yang dibekukan di luar negeri atau membayar ganti rugi apa pun atas kerusakan yang ditimbulkan pada Iran selama perang, menurut Fars.
Sementara itu, kantor berita Mehr mengatakan: "Amerika Serikat, tanpa menawarkan konsesi nyata, ingin mendapatkan konsesi yang gagal diperoleh selama perang, yang akan menyebabkan kebuntuan dalam negosiasi."
Bocor! Laporan Rahasia Pentagon Ungkap Dugaan Kelalaian Trump terhadap Warga Sipil
Laporan internal Inspektur Jenderal Pentagon mengungkap dugaan kelalaian serius pemerintahan Presiden Trump terhadap keselamatan warga sipil dalam perang lawan Iran
VIVA.co.id
18 Mei 2026

1 hour ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)



