Rabu, 23 September 2026 - 14:44 WIB
New York, VIVA – Di sela-sela agenda Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Selasa 22 September 2026, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan konflik antara AS dengan Iran bisa saja berakhir sebelum pemilu sela AS pada November mendatang.
"Kami berpendapat bahwa situasi dengan Iran bisa berakhir tepat setelah pemilihan sela dan mungkin, bahkan, sebelum itu," kata Trump dikutip Rabu, 23 September 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
AS dijadwalkan menggelar pemilu sela untuk Kongres AS pada 3 November, yang menurut para analis, Partai Republik berpotensi kalah suara atas kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS dari Partai Demokrat.
Para analis mengaitkan potensi hilangnya mayoritas suara Partai Republik di Kongres AS itu disebabkan oleh menurunnya tingkat dukungan terhadap pemerintahan Trump di tengah kampanye militer melawan Iran, serta kenaikan harga.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk di Ibu Kota Teheran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan serangan serupa.
Pada pertengahan Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan, tapi tak lama kemudian kedua pihak kembali saling melancarkan serangan. Saat ini, konflik AS-Iran masih belum terselesaikan. (Ant)
Trump Bilang Dirinya Harus Putuskan Capai Kesepakatan atau Binasakan Iran
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB berharap kesepakatan dengan Iran dapat dicapai sebelum semuanya terlambat
VIVA.co.id
23 September 2026

2 hours ago
1





















