VIVA – Wasit legendaris, Pierluigi Collina, memberikan penilaian berbeda soal performa para wasit di Piala Dunia 2026. Meskipun ramai kontroversi, Ketua Petugas Perwasitan FIFA itu mengaku puas.
Piala Dunia 2026 telah menyelesaikan babak 16 besar pada Rabu (8/7/2026) dini hari WIB. Namun, itu ditutup dengan kontroversial akibat kemenangan Argentina atas Mesir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kontroversi mencuat setelah Mesir kehilangan keunggulan dua golnya. Gol-gol dari Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez membalikkan keadaan menjadi 3-2 untuk La Albiceleste.
Keputusan wasit Francois Letexier, yang memimpin laga ini dikritisi publik. Banyak yang menganggap bahwa Messi dan Argentina diuntungkan oleh keputusannya.
Letexier menganulir satu gol Mesir yang dicetak oleh Mostafa Ziko. Sebab, Lisandro Martinez dinilai sudah dilanggar sebelum gol tercipta.
Sedangkan gol kemenangan Enzo Fernandez tercipta setelah Mohamed Salah terjatuh di kotak penalti Argentina. Namun, Letexier tidak melihat kepada VAR untuk mempertimbangkan ulang gol tersebut.
Ini hanyalah salah satu dari banyak kontroversi yang terjadi pada sepanjang Piala Dunia 2026. Ada beberapa momen lainnya yang kontroversial, termasuk gol Iran yang dibatalkan di menit-menit akhir melawan Mesir dan pada akhirnya berujung kepada tersingkirnya Team Melli.
Namun demikian, wasit legendaris Pierluigi Collina memiliki pendapat yang berbeda. Pria yang kini menjabat sebagai Kepala Petugas Perwasitan FIFA tersebut menganggap bahwa performa timnya sudah memuaskan.
“Mari kita mulai dengan mengatakan bahwa kita sekarang telah memainkan 50% lebih banyak pertandingan daripada di Piala Dunia FIFA Qatar 2022, dan masih ada delapan pertandingan besar lagi yang akan dimainkan,” kata Collina, dilansir situs resmi FIFA.
Wasit legendaris Pierluigi Collina
Photo :
- IMAGN IMAGES via Reuters/Sam Navarro
“Secara keseluruhan, kami senang. Namun, dengan jumlah pertandingan yang begitu banyak dimainkan dalam waktu yang relatif singkat, wajar jika beberapa hal tidak berjalan sesuai harapan. Ketika itu terjadi, mereka siap bekerja lebih keras lagi untuk memastikan mereka sepenuhnya siap untuk pertandingan berikutnya,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Babak perempat final Piala Dunia 2026 akan dimulai pada Jumat (10/7/2026) dini hari nanti WIB. Duel Prancis melawan Maroko akan menjadi pembukanya.
Lebih lanjut, soal kritikan terhadap FIFA, Collina menyadari bahwa diskusi konstruktif akan selalu diterima. Namun demikian, tuduhan tidak berdasar seperti FIFA menganakemaskan Argentina adalah hal yang tidak berdasar.
Halaman Selanjutnya
“Tentu saja, diskusi konstruktif tentang keputusan akan selalu menjadi bagian dari sepak bola, tetapi tuduhan yang tidak berdasar tidak memiliki tempat dalam olahraga kita. Tidak seorang pun dapat mempertanyakan integritas para wasit Piala Dunia FIFA. Ketika hal ini terjadi, dapat memicu reaksi yang mengarah pada ancaman terhadap mereka dan keluarga mereka. Ini tidak benar,” tandasnya.

6 days ago
2











