Tuntaskan Operasional Haji 2026, Garuda Indonesia Layani 102.705 Jemaah dengan OTP 94,3 Persen

1 day ago 2

Senin, 13 Juli 2026 - 15:34 WIB

Jakarta, VIVA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia resmi menuntaskan seluruh rangkaian operasional penerbangan haji 1447 H/2026 M, setelah melayani sebanyak 102.705 jemaah dari 10 embarkasi di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan mengatakan, penyelesaian operasional haji tahun ini dengan tingkat ketepatan waktu yang terjaga, turut menjadi sinyal positif atas penguatan kinerja operasi Garuda Indonesia secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Capaian tersebut sejalan dengan agenda transformasi perusahaan, yang berfokus pada peningkatan konsistensi operasional, improvement layanan, serta penguatan kolaborasi di seluruh ekosistem penerbangan," kata Glenny dalam keterangannya, Senin, 13 Juli 2026.

Rangkaian operasional tersebut ditutup dengan ketibaan penerbangan GA-1443 dari Madinah, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Rabu, 1 Juli 2026 pukul 17.05 WITA. Penerbangan terakhir tersebut membawa 244 jemaah, yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 43 Embarkasi Makassar.

Sepanjang fase kepulangan, Garuda Indonesia mencatatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan atau on-time performance (OTP) sebesar 90,3 persen. Dengan demikian, keseluruhan operasional keberangkatan dan kepulangan haji 1447 H/2026 M membukukan OTP kumulatif sebesar 94,3 persen.

Glenny mengatakan, penyelesaian operasional haji tahun ini merepresentasikan komitmen Garuda Indonesia dalam menjalankan amanah negara, melalui penyediaan layanan transportasi udara yang aman, andal, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah.

“Penyelenggaraan penerbangan haji bukan sekadar aktivitas operasional, melainkan amanah nasional yang mempertemukan aspek pelayanan publik, keselamatan penerbangan, dan tanggung jawab kemanusiaan," ujarnya.

Glenny menambahkan, penyelesaian operasional haji dengan capaian ketepatan waktu yang terjaga, juga mencerminkan progres positif dari upaya transformasi perusahaan dalam memperkuat kesiapan armada, efektivitas koordinasi operasional, serta konsistensi kualitas layanan.

Capaian ini menurutnya menjadi salah satu indikator positif bahwa penguatan fundamental operasional yang terus dijalankan Garuda Indonesia, mulai memberikan hasil. Namun, Glenny menegaskan bahwa transformasi merupakan proses yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena itu, berbagai evaluasi dan pembelajaran dari operasional haji tahun ini akan terus kami tindaklanjuti untuk memperkuat keandalan operasi dan kualitas layanan Garuda Indonesia secara menyeluruh,” ujarnya.

Pada hari terakhir fase pemulangan, 30 Juni 2026, Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan untuk Kloter 41, 42, dan 43 Embarkasi Makassar serta Kloter 19 Embarkasi Banjarmasin. Fase kepulangan berlangsung sejak 1 Juni 2026, diawali dengan penerbangan dari Jeddah hingga 15 Juni 2026, kemudian dilanjutkan dari Madinah pada periode 16–30 Juni 2026.

Maskapai Garuda Indonesia

Aturan soal Bagasi Garuda Indonesia Berubah Per 1 September 2026, Simak Ketentuan Barunya

Maskapai Penerbangan Nasional Garuda Indonesia terus memperkuat transformasi layanannya, melalui penerapan skema bagasi tercatat berbasis jumlah koli (Piece Concept).

img_title

VIVA.co.id

13 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |