UEA Tegaskan Tidak Transfer Aset Iran hingga 53,3 Triliun

1 week ago 3

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:02 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) menegaskan, laporan yang menyebutkan bahwa negara mereka telah mentransfer sebagian aset Iran senilai US$3 miliar (sekitar Rp53,3 triliun), tidaklah benar.

Kementerian tersebut menyatakan bahwa klaim itu sepenuhnya salah dan tidak berdasar, serta menambahkan bahwa tidak ada dana Iran yang dibekukan yang telah dicairkan, ditransfer, atau diamankan melalui Uni Emirat Arab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Uni Emirat Arab secara tegas membantah laporan yang diterbitkan oleh beberapa media internasional yang menuduh adanya transfer dana dari Uni Emirat Arab ke Republik Islam Iran, termasuk tuduhan mengenai 3 miliar dolar AS," demikian bunyi pernyataan kementerian tersebut dilansir dari Sputnik, Sabtgu, 13 Juni 2026.

Sebelumnya, kantor berita Iran Mehr pada Jumat (12/6) menyatakan bahwa Iran tidak akan memulai perundingan terkait program nuklirnya sampai Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat.

Laporan itu disiarkan setelah adanya kabar tentang penerbitan draf memorandum tentang pengakhiran konflik antara Teheran dan Washington.

Negosiasi akhir tidak akan dimulai sampai setengah dari dana yang dibekukan (24 miliar dolar AS atau sekitar Rp427 triliun) dapat dilepaskan, sanksi minyak terhadap Iran ditangguhkan, dan blokade maritim dicabut, lapor Mehr.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjanjian akhir itu akan membahas secara eksklusif nasib bahan-bahan yang diperkaya Iran, kegiatan pengayaan, dan pencabutan sanksi, tambah kantor berita tersebut.

Negosiasi tentang program nuklir Iran hanya akan dimulai setelah memorandum tentang pengakhiran konflik diselesaikan, kata laporan itu. (Ant)

PM Israel, Netanyahu (kiri), Presiden AS, Trump (kanan)

Terungkap! Alasan Trump Minta Netanyahu Hentikan Serangan ke Lebanon, Ternyata Bukan Demi Perdamaian

Hubungan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampak tidak seharmonis dahulu. Perbedaan soal perang jadi pemicu

img_title

VIVA.co.id

13 Juni 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |