Video Nostalgianya Dihujat, Karina Ranau Bantah Tudingan Cari Keuntungan dari Kematian Epy Kusnandar

4 weeks ago 19

Sabtu, 16 Mei 2026 - 18:03 WIB

Jakarta, VIVA – Duka atas kepergian Epy Kusnandar rupanya masih menyisakan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Sang istri, Karina Ranau, kini harus menghadapi komentar pedas dari warganet setelah mengunggah video kenangan bersama almarhum suaminya di media sosial.

Video tersebut awalnya dibuat Karina sebagai hadiah ulang tahun untuk putra mereka, Quentin. Ia menyusun sendiri berbagai dokumentasi lama yang berisi momen kebersamaan dengan Epy Kusnandar sebagai bentuk pengobat rindu sekaligus cara mengenang sosok sang suami. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun unggahan bernuansa nostalgia itu justru menuai komentar kasar dari salah satu akun media sosial. Karina mengaku sangat terpukul lantaran komentar tersebut dinilai sudah melampaui batas kemanusiaan.

"Ya itu sebagian dari pengobat hati saya gitu, saya edit sendiri dari pagi sampai saya ninggalin warung gitu saya susun gitu video, tapi tiba-tiba dikomen gitu sama dia," kata Karina Ranau, mengutip tayangan YouTube, Sabtu 16 Mei 2026.

"Dan itu sakit banget komennya, 'mampus dia sudah mati, mampus dia sudah mati'."

Karina Ranau menegaskan bahwa video kenangan yang diunggahnya sama sekali bukan untuk mencari popularitas ataupun keuntungan finansial. Ia membantah tudingan sejumlah netizen yang menilai dirinya sengaja membuat konten seputar makam dan kenangan bersama Epy Kusnandar demi meraup uang dari media sosial.

Menurutnya, seluruh dokumentasi tersebut dibuat murni untuk mengabadikan momen berharga bersama sang suami. Bahkan, hal itu merupakan pesan yang pernah disampaikan Epy Kusnandar semasa hidup.

"Momen itu jangan pernah hilang ya Bun, apapun yang terjadi. Sedikit pun momen itu harus diabadikan," kata Karina Ranau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dan saya tidak mencari keuntungan dari konten-konten saya di makam. Saya enggak ada channel YouTube, saya enggak ada yang menghasilkan uang dari situ enggak ada. Hanya benar-benar saya mengabadikan itu," lanjutnya.

Selama ini Karina Ranau mengaku memilih diam dan mencoba bersabar menghadapi beragam komentar negatif yang muncul setelah kepergian suaminya. Namun kali ini, ia merasa komentar yang diterima sudah terlalu menyakitkan dan berdampak pada kondisi mental keluarga, terutama anak mereka.

Halaman Selanjutnya

"Mungkin buat sebagian orang akan bilang 'ah lebay' melihat saya datang sama anak saya ke sana (Polres). Tapi apapun lah orang mau bilang apa, karena itu menyangkut psikologis anak saya dan juga keluarga," kata Karina Ranau.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |