Viral! Art Toys Kini Makin Diburu oleh Kolektor

3 hours ago 1

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:44 WIB

Jakarta, VIVA – Dunia koleksi mainan tengah diramaikan oleh fenomena yang tidak pernah terbayangkan beberapa tahun lalu. Art toys atau mainan koleksi berbasis seni kini menjadi salah satu barang yang paling diburu oleh kolektor di berbagai negara.

Banyak dari negara Asia, Eropa dan Amerika Serikat memiliki antrean panjang di toko-toko resmi. Hal itu menjadi bukti tingginya aktivitas jual beli di pasar sekunder menjadi bukti bahwa tren ini sedang berada di puncak popularitasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viralnya art toys tidak hanya terjadi di internet. Di berbagai negara, toko-toko resmi sering dipadati pembeli yang ingin mendapatkan rilisan terbaru.

Beberapa seri bahkan dilaporkan habis hanya dalam hitungan menit setelah penjualan dibuka. Kondisi tersebut membuat banyak kolektor rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan karakter yang mereka incar.

Salah satunya fenomena Labubu menjadi salah satu ikon yang paling banyak diperbincangkan. Karakter unik dengan senyum jahil ciptaan seniman Kasing Lung itu berhasil mengubah cara masyarakat memandang art toys, dari sekadar hobi niche menjadi bagian dari budaya populer global.

Dari Mainan Koleksi Menjadi Gaya Hidup

Perlu diketahui, Art toys sebenarnya telah hadir selama bertahun-tahun melalui karya para seniman independen. Namun popularitasnya melonjak drastis ketika konsep blind box atau kotak misteri mulai menarik perhatian generasi muda.

Sistem ini membuat pembeli tidak mengetahui karakter yang akan diperoleh hingga kemasan dibuka. Sensasi kejutan tersebut menciptakan pengalaman berburu yang membuat banyak kolektor rela membeli berkali-kali demi mendapatkan edisi langka atau karakter favorit mereka.

Salah satu alasan utama mengapa art toys begitu diminati adalah faktor eksklusivitas. Banyak produk hanya diproduksi dalam jumlah terbatas sehingga menciptakan rasa langka di kalangan kolektor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa edisi spesial bahkan mampu dijual kembali dengan harga berkali-kali lipat dari harga aslinya. Meski demikian, laporan Reuters menunjukkan bahwa harga pasar sekunder dapat berubah seiring peningkatan pasokan produk. Hal ini membuktikan bahwa kelangkaan masih menjadi faktor penting dalam menentukan nilai koleksi.

Fenomena tersebut membuat banyak kolektor tidak hanya membeli untuk hobi, tetapi juga sebagai aset koleksi yang berpotensi memiliki nilai tinggi di masa depan.

Halaman Selanjutnya

Menariknya, di Indonesia banyak para kolektor memburu art toys. Terlebih kelangkaan produk membuat art toys semakin diburu oleh kolektor dari berbagai kalangan. Saat ini, ada pameran Amazing Toy Show Jakarta 2026, resmi membuka pintu bagi publik hari ini di Gandaria City Mall.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |