VIVA –Idulfitri selalu hadir sebagai momen yrbaang dinanti, bukan hanya karena perayaan, tetapi karena maknanya yang dalam yakni kembali fitrah, membersihkan diri, dan membuka lembaran baru. Setelah sebulan penuh menahan diri selama Ramadan, hari kemenangan ini seharusnya menjadi ruang untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan meredakan segala bentuk konflik yang sempat terjadi.
Tradisi berjabat tangan, mengucap maaf lahir dan batin, hingga berkumpul bersama keluarga menjadi simbol hangatnya kebersamaan. Namun, di tengah semangat damai tersebut, tak jarang muncul ironi. Alih-alih menjadi ajang saling merangkul, momen Idulfitri justru diwarnai insiden keributan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Hal ini seperti terjadi di Mandailing Natal Sumatera Utara. Di tengah momen khotbah Idulfitri, terjadi insiden pertengkaran antara sejumlah wanita dewasa. Setidaknya ada empat wanita yang terlibat adu ‘urat’.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram @bg_domu, terlihat ada dua orang wanita yang sama-sama menggunakan baju putih saling adu argument. Tak hanya adu argumen saja, aksi kekerasan juga terjadi diantara keduanya.
Seorang wanita berkerudung nampak melayangkan tangannya ke wajah seorang wanita lainnya hingga dua kali, Mendapati dirinya ditampar, wanita tersebut tak tinggal diam. Dia nampak melayangkan balasan dengan melemparkan kantong plastik merah ke wajag wanita berhijab itu. Kedua wanita itu nampak saling mendorong hingga membuat wanita-wanita lainnya mencoba melerai wanita itu.
Di sisi lain, nampak dua wanita lainnya beradu argument. Salah satu wanita yang menggunakan mukena hitam nampak menunjuk kea rah wanita lainnya yang menggunakan busana muslim berwarna coklat. Keduanya nampak beradu argument satu sama lain.
Berdasarkan keterangan dari pemilik akun tersebut, pertengkaran di antara empat perempuan itu terjadi lantaran tidak diberi jalan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Di tengah khotbah sholat Idul Fitri tiba-tiba dihebohkan dengan suara (marbada) berandam. Diduga karena gak dikasih jalan. Tapi ini momen langka dan ngakak dimana seharusnya jadi momen bermaaf-maafan malah jadi momen nambah-nambahin musuh,” demikian caption dalam unggahan tersebut, dikutip Minggu 22 Maret 2026.
Momen ini pun menuai banyak sorotan hingga mendapat komentar bernada lelucon dari pengguna media sosial.
Halaman Selanjutnya
“Mohan maaf lahir dan battle,” komentar netizen.

1 day ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
