Wanita Korban Penyekapan di Bandung Kabur dari Rumah Sejak 2024, Sempat Kenalkan Pacar ke Keluarga

3 weeks ago 6

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:10 WIB

Bandung, VIVA – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial YTR (30) di Kabupaten Bandung terus menjadi perhatian publik. Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan setelah sempat dinyatakan hilang selama kurang lebih tiga tahun. Selain diduga mengalami penyiksaan fisik dalam waktu yang lama, keluarga juga mengungkap bahwa seluruh harta benda milik korban diduga telah dikuasai dan dikuras oleh pria berinisial TH (30), yang disebut sebagai kekasih korban.

Saat ini, YTR masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Tim medis masih berupaya menangani berbagai luka serius yang diderita korban akibat dugaan penganiayaan berkepanjangan. Kondisinya disebut cukup berat karena mengalami cedera di sejumlah bagian tubuh, termasuk pada wajah dan mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, keluarga mengungkap kronologi awal sebelum korban menghilang. Mereka menyebut YTR sebenarnya baru meninggalkan rumah pada 2024, bukan tiga tahun lalu seperti yang ramai diberitakan. Selain itu, korban juga sempat memperkenalkan sosok pria yang kini diduga menjadi pelaku kepada keluarganya.

Korban Pergi dari Rumah Setelah Lebaran 2024

Perwakilan keluarga korban, Melani, meluruskan informasi mengenai lamanya korban meninggalkan rumah. Menurutnya, YTR baru pergi sekitar dua tahun yang lalu setelah perayaan Idulfitri 2024.

"2 tahun sebenarnya, yang beredar kan di luaran 3 tahun ya, sebenarnya 2 tahun," kata Melani, perwakilan keluarga korban, mengutip YouTube Maia Aleldul TV, Minggu 21 Juni 2026.

"Y itu pergi dari rumah 2024 setelah lebaran lebaran Idul Fitri," sambungnya.

Melani menjelaskan, sebelum menghilang dari rumah, YTR sempat datang bersama seorang pria yang dikenalkannya sebagai kekasih kepada keluarga. Saat itu, korban mengatakan bahwa pria tersebut berasal dari Majalaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, informasi tersebut berbeda dengan yang diketahui adik laki-laki korban. Berdasarkan pengetahuannya, pria tersebut justru berasal dari kawasan Ujung Berung. Perbedaan keterangan itu sempat menimbulkan kecurigaan di lingkungan keluarga.

Bahkan, kakak korban mengaku pernah mengingatkan YTR agar tidak terlalu dekat dengan pria tersebut. Sayangnya, peringatan itu tidak diindahkan hingga akhirnya korban memilih meninggalkan rumah bersama pria yang kini diduga sebagai pelaku.

Halaman Selanjutnya

Korban Tertutup Soal Hubungan Asmara

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |