Wanita Muda di Makassar Tewas Bersimbah Darah, Suaminya Ditangkap Polisi

3 hours ago 2

Senin, 15 Juni 2026 - 14:00 WIB

Makassar, VIVA - Seorang pria berinisial SHM (21) yang diduga membunuh istrinya, AN (24), dengan sebilah pisau di rumah kontrakan mereka di Jalan Mannuruki VI, Lorong 1, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi.

"Pelaku sudah diamankan. Barang buktinya antara lain pisau yang diduga digunakan pelaku, telepon seluler, serta pakaian korban," tutur Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tamalate, Iptu Abdul Latif dikutip Senin, 15 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapaun kasus terkuak pasca polisi menerima laporan masyarakat soal dugaan pembunuhan di sebuah rumah kontrakan berbentuk rumah panggung di Jalan Mannuruki VI pada Minggu, 14 Juni 2026,sekitar pukul 21.30 WITA.

Petugas yang tiba di lokasi mendapati seorang perempuan tergeletak bersimbah darah di dalam rumah. Polisi kemudian berkoordinasi dengan tim Inafis dan Dokpol Polda Sulawesi Selatan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat anggota tiba di TKP, korban ditemukan sudah tergeletak di lantai. Korban seorang perempuan dengan luka pada bagian leher. Berdasarkan bahan keterangan sementara, pelaku diduga suaminya sendiri," ujar dia.

Soal motif kejadian tersebut, Latif mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap keterangan pelaku yang ditangkap di salah satu klinik dekat Markas Brimob, pada Senin dini hari.

"Untuk sementara motifnya belum diketahui karena pemeriksaan masih berlangsung. Korban dan pelaku tinggal bersama di rumah kos tersebut. Luka yang terlihat secara kasat mata berada di bagian leher korban," katanya.

Setelah olah TKP dilakukan oleh tim Inafis dan Dokpol serta sejumlah barang bukti diamankan, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk keperluan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

"Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Informasi sementara berdasarkan identitas yang dimiliki korban, AN berusia 24 tahun dan berasal dari Kabupaten Jeneponto," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua RT 001/RW 004 Kelurahan Mannuruki, Muhammad Muzakkar menambahkan dirinya menerima laporan dari warga mengenai seorang penghuni kos yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tidak wajar.

"Saya langsung berkoordinasi dengan ketua RW dan menuju lokasi kejadian. Informasi awal yang kami terima, korban diduga dibunuh oleh suaminya. Korban tinggal di rumah kos ini dan belum genap satu tahun menempati. Mereka juga memiliki seorang anak berusia sekitar satu tahun," ujar Muzzakar.

Halaman Selanjutnya

Muzakkar menyebut, warga sekitar tidak mendengar adanya keributan maupun tanda-tanda kekerasan sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |