Warga India Diduga Kena Hipnotis di Bali, Duit Rp 23,31 Juta Raib dari Kamar Hotel

1 week ago 12

Minggu, 5 Juli 2026 - 14:00 WIB

Jakarta, VIVA – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar menyelidiki dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis, yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal India di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, korban mengalami kerugian mencapai Rp 23,31 juta, setelah diduga menjadi korban aksi pelaku yang mengaku ramah dan mengajak berbincang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adi menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin, 29 Juni 2026 sekitar pukul 17.30 WITA, di sekitar Hotel Golden Tulip, Jalan Sunset Road, Kuta, Badung.

Korban berinisial SOM (45) mengaku kehilangan uang tunai sebesar US$100, 9 juta dong Vietnam, 60 ribu rupee India, dan Rp 6 juta yang disimpan di laci kamar hotel.

Berdasarkan keterangan korban, saat hendak mencari makan bersama anaknya, mereka dihampiri seorang pria yang datang bersama seorang perempuan dan dua anak.

"Pria tersebut mengajak korban berbincang mengenai negara asalnya dan kemudian meminta korban mencium suatu zat yang disebut memiliki aroma wangi," kata Adi dalam keterangannya, Sabtu, 4 Juli 2026.

Usai mencium zat tersebut, korban dan anaknya mengaku merasa pusing dan tidak enak badan.

Pelaku kemudian memasukkan korban ke dalam mobilnya. Sementara anak korban diminta menunjukkan lokasi hotel tempat mereka menginap, dengan alasan hendak mengambil uang.

Sekitar pukul 18.00 WITA, korban dan anaknya kembali ke hotel. Dikarenakan masih merasa tidak enak badan, korban memutuskan membatalkan rencana makan dan langsung menuju kamar.

Namun setibanya di kamar, korban mendapati uang yang disimpan di laci sudah tidak ada. Atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Denpasar.

Adi mengatakan pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari mendatangi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi hingga meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini Unit I Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dalam kasus tersebut," ujarnya.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan agar lebih waspada terhadap orang tidak dikenal yang menawarkan sesuatu atau mengajak berinteraksi dengan cara mencurigakan. (Ant).

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari

Begini Strategi Pemerintah Cegah Pemadaman Listrik di Jawa-Bali agar Tak Terulang

Pemerintah menegaskan komitmennya memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional agar gangguan seperti pemadaman listrik di Sistem Jawa-Bali tidak kembali terulang.

img_title

VIVA.co.id

3 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |