WN Malaysia Bikin Pabrik Vape Narkoba di Tangerang, Nilainya Rp762 Miliar

2 days ago 4

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Jakarta, VIVA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik pabrik narkotika terselubung (clandestine lab) di kawasan Apartemen River Side, Kabupaten Tangerang. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang warga negara Malaysia berinisial CK (40) yang diduga menjadi otak sekaligus operator produksi.

Penggerebekan dilakukan pada Jumat, 17 April 2026, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang mengarah pada peredaran narkotika. Dari hasil penyelidikan, petugas menemukan laboratorium rahasia yang digunakan untuk memproduksi cairan etomidate dalam bentuk cartridge vape.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pembongkaran pabrik Home Industri ini cukup besar dilihat dari barang bukti yang diamankan,” tutur Direktur Resnarkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Ahmad David, Selasa, 21 April 2026.

Dalam penggeledahan, polisi menyita berbagai barang bukti dalam jumlah besar. Di antaranya 30 liter cairan propilen glikol serta serbuk etomidate seberat 2.539,44 gram. Jumlah tersebut diperkirakan dapat diolah menjadi hingga 380.996 cartridge vape siap edar.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan sejumlah peralatan produksi seperti mesin press, alat suntik cairan, mixer, hingga timbangan yang digunakan untuk meracik narkotika tersebut.

“Diduga pelaku telah mengedarkan kurang lebih 1.409 Cartridge Vape yang berisikan Cairan Etomidate dan telat ditangkap oleh Tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya di Apartement Basura Jakarta Timur,” kata dia.

Jika dikonversikan, nilai keseluruhan barang bukti tersebut ditaksir mencapai Rp762 miliar. Polisi menyebut pengungkapan ini berpotensi menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menjauhi Narkoba laporakan apabila ada pelaku pengedar atau penyalahgunaan Narkoba demi generasi bangsa yang gemilang terima kasih,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. Setelah dilakukan pendalaman, polisi berhasil mengamankan tersangka dan mengembangkan kasus hingga menemukan laboratorium yang masih berada dalam satu kompleks apartemen.

“Saat ini terduga pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Mako Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan Penyidikan lebih lanjut,” katanya lagi.

Ilustrasi BBM

Negara Tetangga RI Ini Ngebut Olah Sawit Jadi BBM, 19 Pabrik Disiapkan untuk Produksi 1,5 Juta Liter per Bulan

Malaysia memperluas produksi biodiesel sawit lewat 19 pabrik dengan kapasitas 1,5 juta liter per bulan. Langkah ini diklaim bisa menekan harga diesel nasional.

img_title

VIVA.co.id

20 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |