Jakarta, VIVA – Bagi umat Islam, bulan Muharram bukan sekadar penanda pergantian tahun dalam kalender Hijriah. Bulan pertama dalam kalender Islam ini juga dikenal sebagai salah satu bulan mulia, yang dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh dan kepedulian sosial.
Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini menjelaskan, di Indonesia Muharram bahkan sering disebut sebagai Bulan Anak Yatim, atau dikenal pula dengan istilah Idul Yatama (Lebaran Anak Yatim), khususnya pada tanggal 10 Muharram.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pada momentum tersebut, berbagai kegiatan santunan anak yatim digelar oleh masjid, lembaga sosial, hingga komunitas masyarakat. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun dan menjadi bagian dari budaya Muslim Indonesia," kata Juwaini dalam keterangannya, Kamis, 25 Juni 2026.
Namun demikian, kepedulian terhadap anak yatim seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial tahunan semata. Sebagaimana disampaikan dalam tulisan Kementerian Agama Jawa Barat, perhatian kepada anak yatim perlu diwujudkan melalui akses pendidikan, pengembangan potensi, serta kesempatan yang setara agar mereka dapat tumbuh dan meraih masa depan yang lebih baik.
Juwaini menekankan, semangat Muharram sejatinya mengajarkan umat Islam untuk berhijrah menuju pribadi yang lebih peduli terhadap sesama. Salah satu bentuk hijrah tersebut adalah menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, yang membutuhkan dukungan dan perhatian dari lingkungan sekitar.
Dia mengatakan, kebaikan yang diberikan tidak selalu harus berupa uang. Mengajak anak yatim berbelanja kebutuhan sekolah, memberikan pelatihan keterampilan, mendampingi proses belajar, atau sekadar menjadi teman berbagi cerita, dapat menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi mereka.
Melalui berbagai program pemberdayaan dan pendampingan yatim, Dompet Dhuafa terus berupaya menghadirkan harapan bagi anak-anak yatim di berbagai wilayah.
Program seperti Kado untuk Yatim, Belanja Bareng Yatim, hingga bantuan untuk yatim di wilayah krisis menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi mereka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Muharram menjadi pengingat bahwa anak yatim bukan hanya membutuhkan santunan sesaat, tetapi juga kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita," kata Juwaini.
"Karena itu, mari jadikan bulan yang mulia ini sebagai momentum untuk menebarkan kasih sayang dan kepedulian yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kemenag Ungkap Posisi Hilal Sudah Penuhi Syarat, 1 Zulhijah Jatuh pada 18 Mei 2026
Penentuan awal bulan Zulhijah 1447 Hijriah mulai menemui titik terang. Kementerian Agama mengungkap posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah memenuhi syarat.
VIVA.co.id
17 Mei 2026

4 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7085644/original/043419200_1779866458-0f176e17-f5af-45dd-becb-4bf70012ed3b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7030163/original/022205500_1779804922-c02ebcc3-6f2d-4b77-b8b7-53a65d092b74.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7178789/original/095628200_1779973255-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)