2 Kapal Cepat Dikirim Cari 5 Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Gunung Anak Krakatau

5 days ago 16

Rabu, 9 September 2026 - 10:30 WIB

Lampung Selatan, VIVA – Operasi pencarian lima wartawan yang hilang kontak saat menuju Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, diperkuat Basarnas Lampung.

Dua unit kapal cepat jenis Rigid Inflatable Boat (RIB) diterjunkan untuk membantu penyisiran. Mereka berada dalam satu speedboat bersama tiga orang lainnya yang hilang kontak setelah bertolak dari kawasan Carita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dukungan dari Basarnas Lampung dilakukan setelah menerima Rencana Operasi SAR (Renops) hari kedua dari Basarnas Banten pada Rabu, 9 September 2026 sekitar pukul 00.33 WIB.

Dua RIB kemudian diberangkatkan pada pukul 07.00 WIB. RIB 02 membawa tujuh personel, sementara RIB 03 membawa 10 personel. Kedua kapal diarahkan menuju area pencarian sesuai sektor yang telah ditetapkan dalam Renops SAR hari kedua.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung Deden Ridwansah mengatakan pengerahan dua RIB merupakan bentuk dukungan terhadap operasi SAR yang berlangsung di wilayah Banten.

“Kami mengerahkan dua unit RIB beserta personel untuk mendukung operasi SAR di wilayah Selat Sunda. Tim akan melaksanakan pencarian sesuai search area yang telah ditetapkan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan di lapangan. Kami berharap upaya pencarian ini dapat segera menemukan kedelapan korban,” ujar Deden.

Pencarian terhadap rombongan tersebut tidak hanya mengandalkan dua RIB. Sejumlah unsur SAR dari Lampung ikut dikerahkan untuk memperkuat operasi.

Diantaranya personel Pos SAR Bakauheni, kru KN SAR Basudewa, Lanal Lampung, Polairud, Mabes Polairud, Ditpolairud Polda Lampung, Kesbangpol Provinsi Lampung, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, BPBD Lampung, hingga ITERA.

Selain RIB, operasi juga mendapat dukungan KRI Lepu, satu paket alat pelindung diri (APD), serta sejumlah peralatan pendukung lainnya. Seluruh unsur bergerak berdasarkan rencana dan sektor pencarian yang telah ditentukan tim SAR gabungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deden menegaskan kondisi di lapangan menjadi salah satu perhatian dalam menentukan pola pencarian. Keselamatan personel juga menjadi prioritas karena operasi dilakukan di wilayah perairan dengan cakupan cukup luas.

Hingga Rabu, 9 September 2026, delapan orang yang berada di dalam speedboat tersebut masih berstatus dalam pencarian. Mereka terdiri dari Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; dan Heriyanto (49), pemandu.

Halaman Selanjutnya

Lima lainnya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |