Selasa, 10 Maret 2026 - 11:11 WIB
Jakarta, VIVA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan sebanyak 32 warga negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Iran akan tiba di Indonesia pada Selasa 10 Maret 2026.
Plt. Direktur PWNI Kemlu RI Heni Hamidah menjelaskan bahwa para WNI yang dipulangkan dari Iran via Baku, Azerbaijan, akan diterbangkan ke Jakarta dalam dua kloter.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Diharapkan kloter pertama tiba di Jakarta pada Selasa sore,” ucap Heni merespons ANTARA melalui pesan tertulis di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan para WNI berada dalam keadaan aman dan baik selama mereka menunggu penerbangan ke tanah air dari Baku.
Heni pun memastikan pihaknya akan terus memantau setiap tahapan evakuasi demi menjamin proses berjalan dengan baik dan para WNI tiba di tanah air dengan aman dan selamat.
Diketahui evakuasi WNI di Iran telah dimulai secara bertahap pada Jumat 6 Maret, dan tahap pemulangan pertama pemulangan dilakukan melalui Azerbaijan.
Dalam taklimat media, Jumat, Heni menjelaskan rencana evakuasi disusun dengan mencermati perkembangan situasi keamanan, termasuk penentuan jalur yang paling tepat dan aman.
“Untuk jalur-jalur evakuasi akan dilihat sesuai kondisi di lapangan, dan ini akan ditentukan oleh rekan-rekan di KBRI Teheran dan KBRI Baku, Azerbaijan,” kata Heni.
Rencana evakuasi setelah tahap ini, kata dia, akan diputuskan kemudian oleh pemerintah RI setelah mengkaji pertimbangan keamanan terkini dan memerhatikan masukan dari KBRI Teheran.
Heni juga memastikan KBRI terus berkomunikasi dengan para WNI, khususnya yang berada di Teheran, baik yang menetap maupun yang sedang berkunjung, guna memastikan keselamatan mereka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"KBRI Teheran akan terus beroperasi memberikan bantuan dan keperluan kepada seluruh WNI yang masih berada di Iran," katanya, menambahkan.
Sementara pada Selasa 2 Maret, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyebut para WNI yang dievakuasi dari Iran tersebut akan melakukan perjalanan darat menuju Baku terlebih dahulu selama 10 jam sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia. (Ant)
IRGC Sebut Cuma AS, Israel dan Sekutu Barat yang Tak Boleh Lewati Selat Hormuz
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup khusus bagi kapal-kapal dari Amerika Serikat, Israel, negara-negara Eropa dan sekutu barat
VIVA.co.id
10 Maret 2026

18 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

