Jakarta, VIVA – Kegiatan bermain tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi anak, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung proses tumbuh kembang mereka. Salah satu aktivitas sederhana yang dapat memberikan banyak manfaat adalah bermain clay atau plastisin. Selain mudah dilakukan di rumah, kegiatan ini juga mampu melatih berbagai keterampilan penting pada anak.
Bermain clay memungkinkan anak mengekspresikan ide sekaligus melatih kemampuan fisik dan emosional. Tidak heran jika aktivitas ini sering dijadikan pilihan dalam berbagai kegiatan edukatif anak, termasuk kegiatan komunitas maupun program kreatif saat waktu luang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berikut lima manfaat bermain clay yang bisa menjadi inspirasi kegiatan seru di rumah.
1. Melatih Motorik Halus
Saat anak-anak menguleni, membentuk, dan merapikan clay, otot-otot kecil di jari dan tangan mereka bekerja aktif. Gerakan-gerakan ini secara langsung melatih motorik halus yang sangat penting sebagai fondasi kemampuan menulis, menggambar, dan berbagai keterampilan hidup lainnya. Semakin sering anak berlatih, semakin terampil koordinasi tangan dan matanya.
2. Merangsang Kreativitas dan Imajinasi
Tidak ada aturan baku dalam bermain clay — anak bebas menuangkan imajinasinya. Dari bentuk hewan, makanan, hingga karakter imajinatif, semuanya dapat diwujudkan sesuai ide yang muncul di kepala mereka. Proses ini membantu anak belajar berpikir kreatif sekaligus mengembangkan kemampuan problem solving ketika mencoba mewujudkan bentuk yang diinginkan.
3. Membantu Regulasi Emosi
Tekstur clay yang lembut dan lentur memberikan efek terapeutik. Aktivitas meremas dan membentuk clay terbukti membantu anak melepaskan ketegangan dan mengelola emosi, termasuk saat menahan rasa lapar dan haus di bulan puasa. Kegiatan ini dapat membuat anak merasa lebih tenang, rileks, dan terhibur.
"Adik-adik yang berjumlah 30 orang ini sangat antusias walaupun sedang berpuasa, mereka terhibur dan senang dengan acara ini," ucap Ketua Yayasan Sinergi Puspita, Nia Adriani.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
4. Mengasah Kemampuan Fokus dan Konsentrasi
Membentuk clay menjadi suatu objek yang diinginkan membutuhkan perhatian penuh. Anak perlu berkonsentrasi pada detail bentuk, proporsi, dan teknik yang digunakan. Latihan fokus ini sangat berharga, terutama di era digital saat ini ketika anak-anak mudah terdistraksi. Kegiatan clay juga melatih kesabaran karena hasil terbaik membutuhkan proses yang tidak bisa terburu-buru.
Halaman Selanjutnya
5. Membangun Rasa Percaya Diri

4 hours ago
1












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)

